3 Ekor Harimau Satroni Kawanan Petani Di Gantung Ciri Kabupaten Solok

Solok Arosuka – Enam orang petani yang bekerja di ladang di kawasan rimbo Singo-singo Jorong Baringin nagari Gantung Ciri, Kamis 14 Mei 2020 di satroni 3 ekor harimau, sehingga membuat kawanan petani tersebut harus bertahan  di atas pohon dan di dalam pondok mereka.

“ Ada 6 orang warga tertahan di atas pohon kayu dan sebuah pondok ladang masyarakat, dikarenakan adanya 3 (tiga) ekor Harimau yang menghadang sewaktu hendak pulang ke rumah,” kata Kepala Satpol PP dan damkar Kab. Solok Efriadi.

Efriadi menyebutkan keenam warga tersebut adalah Cimul (35), Alex (35), Yuh (37), Rulek Pgl Celuk (25) Hanif alias Dukun (30) dan Aipda Riko Saputra ( Nobot ) yang juga Kanit Buser Polres Solok.

Sebelumnya, empat orang warga masing-masing Alex, Rulek, Yuh, dan Cimul seperti biasa pergi keladang milik AIPDA Riko Saputra setiap pagi. Namun sekitar pukul 15.00 Wib, Alex menelpon kepada orang tuanya dan  mengatakan bahwa mereka terkurung dan berada di atas pohon.

“Mereka tak bisa pulang karena disatroni oleh 3 ekor Harimau. Dua ekor harimau dewasa dan 1 ekor anaknya,” kata Efriadi.

Mendapat informasi tersebut, Aipda Riko Saputra yang juga pemilik ladang berangkat ke lokasi ladang  ditemani Hanif Dukun, dengan tujuan untuk menjemput ke empat warga tersebut. Sebelum sampai ke lokasi Riko Saputra mencoba melepaskan mercon untuk mengusir kawanan harimau tersebut.

Namun mendengar bunyi mercon tersebut, justru membuat harimau tersebut mengaum keras.  Riko dan Hanif pun keder dibuatnya dan bersembunyi di sebuah pondok ladang milik masyarakat setempat ayng berjarak sekitar 500 meter dari lokasi pohon empat warga lainnya.

Hingga selepas magrib, mereka hanya berdiam diri di lokasi masing-masing. Sampai Kasatpol PP dan Damkar, Kabag Ops Polres Solok, Camat Kubung, Kapolsek Kubung, Kasat Sabhara Polres Solok, Danramil Kubung,Personil Polsek Kubung dan masyarakat masyarakat beramai-ramai datang ke lokasi untuk mengevakuasi keenam warga tersebut.

“ Alhamdulillah, saat ini mereka sudah berada di rumah masing-masing dengan selamat,”kata Efriadi.

Ia menambahkan, saat ini staf dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar juga telah sampai di lokasi. Setelah dimusyawarahkan, rencananya, Jum’at 15 Mei 2020 siang, ke tiga ekor Harimau yang kerap menimbulkan keresahan warga nagari Gantung Ciri akan dihalau petugas ke dalam hutan agar satwa liar tersebut kembali kehabitatnya di belantaran hutan yang jauh dari pemukiman Warga.

“Mereka akan berupaya menghalau kawanan Harimau Sumatera itu kembali ke dalam hutan Bukit Barisan dan tidak masuk ke kawasan masyarakat. Rencananya rekan-rekan BKSDA akan berada di Gantung Ciri untuk tiga hari ke depan,” tutup Efriadi.

Fernandez

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...