Bandara Minangkabau Batasi Ketinggian Layang-layang dalam Sosialisasi KPU

Penampakan layang-layang yang akan diterbangkan KPU pada sosialisasi di Pantai Padang, Sabtu 21 April 2018. Foto : Al Ikhlas Saputra
Penampakan layang-layang yang akan diterbangkan KPU pada sosialisasi di Pantai Padang, Sabtu 21 April 2018. Foto : Al Ikhlas Saputra

Kegiatan Sosialisasi KPU Kota Padang dengan menerbangkan 20 layang-layang bergambarkan Parpol di kawasan Pantai Padang yang merupakan jalur padat penerbangan mendapat respon dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Pihak otoritas bandara pun mengingatkan KPU untuk batasan ketinggian dari layang-layang tersebut.

PR General Affairs BIM, Fendrik Sondra menyatakan, sebelumnya pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pihak KPU Kota Padang terkait penerbangan layang-layang pada jalur penerbangan yang akan diselenggarakan Sabtu (21/4/2018).

“Penerbangan Layang layang di kawasan jalur penerbangan sangat berbahaya,” jelas Fendrik pada kepada awak media, Jumat (20/4/2018).

Fendrik menegaskan, pihak BIM selalu mendukung seluruh kegiatan pemerintah. Namun, jika kegiatan tersebut membahayakan penerbangan maka harus dibatasi.

“Dalam pertemuan dengan pihak KPU, kita telah membatasi tinggi terbang layang layang 100 hingga 150 meter,” tegas Fendrik.

Selain itu, jika ditemukan kegiatan tersebut membahayakan penerbangan, disebut Fendrik, pihak KPU siap bertanggungjawab atas segala resiko yang ditimbulkan.

“Kita juga telah mengeluarkan notification to Airman (Notam) berisi pemeberitahuan kepada seluruh maskapai bahwa diarea dimaksud akan ada kegiatan penerbangan layang layang,” tutup Fendrik.

[Al Ikhlas Saputra]