Buaya Sembunyi di Kebun Hebohkan Warga Jorong Labuang Timur Agam

Penampakan buaya besar yang bersembunyi di wilayah perkebunan di Jorong Ujung Labuang Timur, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam. Foto : Istimewa
Penampakan buaya besar yang bersembunyi di wilayah perkebunan di Jorong Ujung Labuang Timur, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam. Foto : Istimewa
Penampakan buaya besar yang bersembunyi di wilayah perkebunan di Jorong Ujung Labuang Timur, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam. Foto : Istimewa
Penampakan buaya besar yang bersembunyi di wilayah perkebunan di Jorong Ujung Labuang Timur, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam. Foto : Istimewa

Masyarakat Jorong Ujung Labuang Timur, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam dihebohkan dengan penemuan seekor buaya besar yang tengah bersembunyi di lokasi perkebunan milik masyarakat setempat pada Rabu (31/1/2018) sekitar Pukul 11.30 WIB.

Kasi Trantip Kecamatan Tanjung Mutiara, Weri Ikwan menyebutkan, seekor buaya besar itu berada di lokasi perkebunan masyarakat Jorong Ujuang Labuang Timur.

“Penemuan buaya tersebut, berawal dari salah seorang masyarakat Jorong Ujuang Labuang, Buyuang yang hendak membersihkan perkebunanya, karena sudah mulai ditumbuhi rumput,” kata Weri.

Ditambahkan Weri, awal membersihkan perkebunan, Buyuang tidak memiliki firasat apa-apa, sedang asyik membersihkan kebun, tiba-tiba saja muncul seekor buaya dari semak belukar, Buyung pun kaget, dan langsung memasang langkah untuk berlari mencari tempat yang aman.

“Setelah menyelamatkan diri, Buyung berusaha mengatur pernafasan yang masih ngos-ngosan. Setelah nafasnya normal, ia langsung bergegas pulang,” jelas Weri sembari menirukan kata-kata Buyuang.

Sesampai di rumah, Buyung pun menceritakan hal itu kepada masyarakat lainnya, dan masyarakat langsung berbondong-bondong datang ke lokasi penemuan buaya tersebut. “Kuat dugaan, buaya besar itu sedang bertelur, karena biasanya buaya tidak pernah bersembunyi disemak-semak tersebut,” katanya.

Dengan demikian, Weri mengimbau masyarakat yang berdekatan dengan aliran Sungai Batang Masang, dan Muaro, agar selalu berhati-hati saat berada di kebun, karena buaya sudah semakin berani menampakkan wujudnya ke permukiman masyarakat.

“Apabila kebun sudah mulai ditumbuhi semak belukar, harap sesegeranya melakukan pembersihan, agar tidak menjadi tempat persembunyian buaya tersebut,” harapnya.