Caleg Gerindra Tewas Tergantung

PESSEL, KABARSUMBAR – Masyarakat di di Sungai Lundang, Nagari Kampung Baru Korong Nan Ampek, Kecamatan XI Koto Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) buncah. Salah seorang calon legislatif (caleg) dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tewas tergantung di kamar rumahnya.

Caleg bernomor urut enam dengan daerah pemilihan dua itu bernama Shanie Fiercelly, 29 ditemukan dalam keadaan tali terpaut di leher, sekitar pukul 21.30 WIB, Rabu (6/2/2019). Berdasarkan informasi dari Polres Pesisir Selatan, korban ditemukan pertama sekali Lili, 27 dan Putra, 27 adik angkat korban yang datang dari Kerinci hendak menginap di rumahnya.

Setiba di lokasi, keduanya mendapati putri korban, Indri, 12 menangis histeris di ruang tengah. Sembari menangis, Indri kemudian menunjukan ke arah pintu kamar dalam keadaan terkunci. Keduanya pun berteriak minta tolong setelah apa mereka lihat di dalam kamar itu.

“Kita ketahui kejadian itu Rabu malam, langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Sumbar di Padang untuk visum,” ujar Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Fery Herlambang didampingi Kapolsek Koto XI Tarusan, Ipda M Thamrin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis dan dokter di rumah sakit, terhadap korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda fisik atau kekerasan. Hingga akhirnya dirujuk ke Padang, karena pihak keluarga korban tidak menerima hasil pemeriksaan dokter di daerah.

Kepolisian tengah mengindentifikasi kasus ini, para saksi dimintai keterangan dan beberapa alat bukti, seutas tali diamankan.

Terkait hal ini, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Pessel, Rusma Yul Anwar, jika korban merupakan kader dari partai yang ia pimpin di cabang Pessel. Informasi terkait korban meninggal dalam keadaan menggantung di rumahnya telah diterima. Hanya saja, Rusma Yul Anwar tidak ingin hal ini dikaitkan dengan partai.

“Terkait kasus ini kami serahkan ke kepolisian terkait motif atas kejadian itu, dan kader kami meninggal gantung diri rasanya tidak ada kaitan dengan partai,” ujarnya.

[Ikhwan]

Loading...

BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...