Da’i dan Mubaligh Pariaman Ikuti Diseminasi Informasi Bidang Narkoba

Ilustrasi dai
Ilustrasi dai
Ilustrasi dai
Ilustrasi dai

Dalam rangka Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kota Pariaman, Kantor Kesbang Linmas Kota Pariaman, menggelar Diseminasi Informasi dibidang P4GN bagi para Da’i dan mubaligh bertempat di ruang pertemuan RM Joyo Makmur, Bypass, Kota Pariaman, Selasa (19/12/2017).

Acara diikuti oleh 80 da’i dan mubaligh di Kota Pariaman. Para Da’i juga diberikan tambahan ilmu tentang kandungan zat berbahaya yang terkandung dalam narkotika, jenis-jenisnya, cara pengedar menyebarkannya, serta peran apa yang bisa Da’i, ulama serta mubaligh lakukan untuk P4GN di Kota Pariaman.

Kegiatan dibuka langsung Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dan narasumber dari Kepala Satuan Narkoba Polres Pariaman Iptu Suhardi.

Dalam sambutannya Wako Pariaman menjelaskan, tentang penyalahgunaan narkoba, yang terbukti telah merusak masa depan bangsa di negara manapun.

“Dengan daya rusaknya yang luar biasa besar, dapat merusak karakter manusia, merusak fisik, dan kesehatan masyarakat, serta dalam jangka panjang berpotensi besar mengganggu daya pikir dan psikis sehingga dapat menghambat kemajuan bangsa,” ujarnya.

Tingginya jumlah pengguna narkoba di Indonesia, mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, dimana Tahun 2015 lalu, diperkirakan angka prevalensi pengguna narkoba mencapai 4,1 juta orang (2,2%).

“Di taksir kerugian material diperkirakan sebesar lebih kurang Rp 63 triliun yang mencakup kerugian akibat belanja narkoba, biaya pengobatan, barang-barang yang dicuri, biaya rehabilitasi, dll,” ungkapnya.

Kejahatan narkoba bisa digolongkan dalam kejahatan luar biasa dan serius. Di tambah lagi, kejahatan narkoba bersifat lintas negara dan terorganisasi, sehingga menjadi ancaman nyata yang membutuhkan penanganan serius dan mendesak.

Mukhlis juga mengungkapkan bahwa tugas untuk memerangi narkoba adalah tugas bersama, yang dapat dimulai dari keluarga, karena keluargalah yang memahami satu sama lainnya.

“Dengan kita kuatkan ketahanan keluarga, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt, mari bersama-sama kita nyatakan perang terhadap narkoba,” jelasnya

Ia juga mengapreiasi para da’i, dan mubaligh yang telah banyak membuat pondok tahfiz dan tafsir al qur’an, serta mengajak masyarakat kepada kebaikan.

“Jangan pernah bosan untuk menyampaikan kebaikan, walaupun kita belum berhasil untuk mewujudkan mayarakat kita, kearah yang lebih baik lagi,” tuturnya.

Muklis juga menambahkan merasa gagal untuk mengajak ASN dan mayarakat meramaikan mesjid dan musholla dalam program magrib mengaji dan subuh mubarokah, tetapi ia tidak patah arang untuk terus berbuat dan selalu mengajak kebaikan, tutupnya.

[Rizki Pratama]