Delapan Desa Pariaman Utara Terima Kartu Keluarga Sejahtera

ilustrasi KKS
ilustrasi KKS

Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Pemerintah Kota (Pemko) Kota Pariaman menyalurkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) berupa buku tabungan dan kartu yang berfungsi sebagai ATM (BRI) pada 8 Desa di Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Selasa (27/2/2018).

Adapun delapan Kecamatan itu, diantaranya, Desa Tungka Selatan, Tungkal Utara, Sungai Rambai, Sikapak Barat, Sikapak Timur, Naras I, Cubadak air dan Cubadak Air Selatan. Untuk total penerima sendri mencapai 202 Keluarga Penerima Mamfaat (KPM).

Penyaluran dilakukan oleh Pendamping KKS Kecamatan Pariaman Utara, Deswita, Septia Lilani dan Rizki Pratama dibantu Bank BRI sebagai mitra KKS.

Kepala Desa Tungkal Utara, Pariaman Utara, Zaini menyebutkan, sangat mengapresiasi program tersebut. Zaini berharap, program ini akan terus ada kedepannya, karena dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat penerima.

“Dengan adanya program ini Pemerintah Desa berharap warga yang mendapatkan bantuan benar-benar memanfaatkannya dengan baik dan jangan sampai disalah gunakan. Bapak dan ibu, ingat ini bantuan untuk pendidikan anak kita, kesehatan, jangan sampai disalahgunakan, apabila ada laporan warga saya yang menyalahgunakan bantuan ini, saya yang akan langsung merekomendasikan agar bantuan mereka dicabut, maka dari itu saya tekankan pergunakan sesuai dengan ketentuan,” tegas Zaini saat penyaluran KKS di desa setempat.

Sementara itu, salah seorang pedamping Kecamatan Pariaman Utara, Deswita menghimbau agar warga yang ikut dalam Program Keluarga Harapan (PKH) agar serius dan mematuhi semua prosedur yang telah ditentukan.

“Setelah menerima kartu, jangan coba-coba menggesek kartu ke ATM tanpa sepengetahuan pendamping. Jika ketahuan, yang bersangkutan akan dikeluarkan dari PKH. Kemudian, jika bersangkutan tidak menghadiri pertemuan kelompok sebanyak tiga kali, maka keanggotan bersangkutan akan dicopot dan diganti dengan yang lain,” kata Deswita.

Pendamping KKS Pariaman Utara sendiri menargetkan dapat merampungkan penyaluran pada sembilan desa dalam sepekan.

[Rizki Pratama]