Di Pariaman, Ada Ayah Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri

Tersangka pencabulan anak kandungnya sendiri saat diamankan di Polres Kota Pariaman
Tersangka pencabulan anak kandungnya sendiri saat diamankan di Polres Kota Pariaman. Foto : Rizki Pratama
Tersangka pencabulan anak kandungnya sendiri saat diamankan di Polres Kota Pariaman
Tersangka pencabulan anak kandungnya sendiri saat diamankan di Polres Kota Pariaman. Foto : Rizki Pratama

Perbuatan bejat dilakukan seorang berinisial SF (37 tahun) yang tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih berumur lima tahun.

Perbuatan keji itu pun tidak hanya dilakukan sekali, bahkan berkali-kali ia melakukan perbuatan tak senonoh itu terhadap darah dagingnya sendiri.

SF sehari-hari bekerja sebagai petani. Dalam pergaulannya, berdasarkan pengakuan warga sekitar, tidak ada tanda-tanda ia mengidap penyakit kelainan mental.

Dengan tertangkapnya SF, warga kampung pun sontak dibuat terkejut. Pasalnya, tak ada yang menyangka dia melakukan prilaku keji tersebut.

Kasat Reskrim Polres Kota Pariaman, AKP Ilham Indarmawan mengatakan, berdasarkan laporan yang dihimpun tahun 2016, pelaku melalukan tindak pidana pencabulan yang pertama kalinya kepada anak perempuan yang berumur tiga tahun, yang tak lain merupakan anak keduanya.

“Setelah ditetapkan menjadi DPO, tersangka lari ke kampungnya di Lubuk Basung, dan tahun ini dia balik lagi ke Naras Hilir dan kembali melakukan pencabulan kepada anaknya yang sudah berumur lima tahun,” sebut Ilham.

Terkuaknya keberadaan tersangka, setelah istri dan anak tersangka pulang. Istri tersangka pun langsung melaporkannya ke Polres Kota Pariaman, jika suaminya telah pulang. “Kami meringkus tersangka di kediaman nya tanpa perlawanan,” jelas ilham

Ilham menambahkan, ia melakukan aksi bejatnya ketika dia ‘mencebokan’ anaknya, dengan hanya coba-coba ternyata tersangka ketagihan, atas kasus ini tersangka dijerat Undang-undang Perlindungan Anak nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman tujuh tahun kurungan penjara.

[Rizki Pratama]

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.