DPMPTSP Gelar Temu Usaha Fasilitasi Kerjasama Kemitraan dengan Pelaku Usaha 

PADANG, KABARSUMBAR – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar kegiatan seminar “Temu Usaha Fasilitasi Kerjasama Kemitraan Dengan Pelaku Usaha” yang membahas tentang Iklim Penanaman Modal Melalui Percepatan Pelaksanaan Berusaha di Kota Padang yang dilaksanakan selama 1 (satu) hari bertempat di Hotel Whizz Prime Padang, Selasa (13/11).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala DPMPTSP Kota Padang, Rudy Rinaldi yang sekaligus menjadi narasumber dengan memaparkan makalah tentang Peluang Investasi Kota Padang dan Kemudahan Berusaha di Kota Padang.

Dalam pemaparan makalah tersebut Rudy Rinaldi mengatakan pemerintah Kota Padang sedang gencar-gencarnya melakukan pengembangan Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Gunung Padang.

Kawasan Gunung Padang merupakan salah satu kawasan wisata utama di Kota Padang yakni Taman Siti Nurbaya yang legendaris.

“Dengan adanya legenda Siti Nurbaya di Gunung Padang mempunyai peluang yang cukup besar untuk dikembangkan menjadi Kawasan Wisata Terpadu,” terang Rudy Rinaldi.

Dijelaskan Rudy, saat ini ada beberapa KWT yang akan dikembangkan di antaranya Pantai Padang (wisata pantai), Kota Lama (Heritage), Jembatan Siti Nurbaya (Marina), Gunung Padang (ekowisata resort) dan Pantai Air Manis (wisata pantai).

Kemudian selain dari kawasan Gunung Padang tersebut juga akan dilakukan pengembangan pulau-pulau yang ada di Kota Padang di antaranya Pulau Pandan, Sibonta, Toran, Sinyaru, Pisang Besar dan Kecil, Pasumpahan, Sirandah, Sironjong dan lainnya.

Selanjutnya pemerintah Kota Padang juga mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk pengembangan ekonomi khusus yakni Kawasan Mandeh – Teluk Bayur, Kampung Jua Bungus dan juga pengembangan Pelabuhan Teluk Bungus.

Untuk pengembangan Pelabuhan Teluk Bungus ini, nantinya akan menjadi kawasan pelabuhan wisata dengan mempertimbangkan lokasi kawasan yang tidak jauh dari pusat kota dan pemandangan yang indah selain fungsi utamanya sebagai pelabuhan penyeberangan.

“Saya berharap dengan adanya acara ini akan membuka peluang bagi pengusaha untuk menanamkan modalnya di Kota Padang dan kami dari DPMPTSP akan memfasilitasi, mempermudah perizinannya,” imbuh Rudy.

Sementara itu Panitia Pelaksana Richardi Akbar, menyampaikan tujuan diselenggarakan kegiatan seminar ini antara lain menggali masukan dari narasumber dan peserta terkait dengan langkah-langkah kebijakan bagi Pemko Padang bagi pertumbuhan investasi di Kota Padang dan selanjutnya menyatukan persepsi antara pelaku usaha dan pemerintah Kota Padang khusus Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang diberi tugas oleh Bapak Wali Kota Padang untuk melayani perizinan dan kemudahan berusaha di Kota Padang.

Peserta seminar adalah utusan dari Satgas SKPD, Ketua KAN se-Kota Padang, Satgas Percepatan berusaha dan perwakilan pelaku usaha di Kota Padang dengan jumlah peserta lebih kurang 100 orang.

Narasumber dari seminar ini antara lain, Kepala DPMPTSP Kota Padang Rudy Rinaldi, Ekonom Politeknik Negeri Padang, Kepala DPMPTSP Provinsi Sumbar, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI) Provinsi Sumbar.

“Mudah-mudahan kegiatan Temu Usaha Fasilitasi Kerjasama Kemitraan dengan Pelaku Usaha ini berjalan dengan sukses dan lancar,” tutur Richardi.

[Putri Caprita]

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.