IKA Unand Bagikan 4.000 Botol Hand Sanitizer Antisipasi Corona

Padang – DPP Ikatan Alumni (IKA) Universitas Andalas (Unand) bersama Civitas Akademik membagikan 4.000 botol Hand Sanitizer kepada masyarakat.

Hal ini dilakukan dalam rangka salah satu upaya memutus rantai penyebaran virus corona di masyarakat.

Sejak Minggu 22 Maret 2020 lalu, hingga hari ini Selasa 24 Maret 2020, aksi pembagian Hand Sanitizer hasil racikan Laboroatorium FATETA dan FMIPA Unand tersebut dibagikan secara gratis ke warga kampus, kemudian ke masyarakat lingkungan kampus di Limau Manis, Pauh, Kota Padang.

”Atas kepedulian IKA Unand diinisiasi oleh Sekjen DPP Reni Mayerni dan di support seluruh alumni Unand se Indonesia, saya berterima kasih sekali, inisiasi IKA Unand telah menimbulkan kesadaran bersama civitas akademika Unand untuk bergerak serempak menghadapi ancaman Covid-19,” kata Rektor Unand Prof Yuliandri saat melepas aksi IKA Unand yang dikoordinir Ilhamsyah Mirwan.

Menurut Yuliandri, masyarakat tak boleh lengah meski Sumbar belum ada yang dinyatakan positif virus corona atau Covid-19.

“Jangan lengah, Unand dan Alumni siap bersama bertindak serempak bahu-membahu hadapi wabah ini,” jelas Yuliandri.

Unand pun mengerahkan seluruh sarana guna memerangi penyebaran virus corona, seperti RS Unand menjadi rumah sakit rujukan tambahan.

”Dan lanor fakultas kedokteran hari ini bekerja uji sample setelah Kemenkes RI mengizinkan labor kita itu untuk uji sample,” kata Yuliandri.

Rektor Unand Prof Yuliandri disaksikan Prof Dedi, Dekan Unidha (kiri) lepas aksi bagi HS gelombang kedua IKA Unand, Selasa 24 Maret 2020. Foto : istimewa

Sementara itu, salah seorang alumni Unand Syahrul Furqan menyebut kepedulian membagikan Hand Sanitizer sangatlah meringankan masyarakat.

“Unand dan alumninya sudah bergerak tentu harus ada gerakan serempak bersama untuk hadang wabah corona di Sumbar, sebagai wakil rakyat saya ada bersama gerakan ini,” kata Syahrul yang juga Anggota DPRD Sumatera Barat tersebut.

Apalagi, katanya, kondisi kekinian Hand Sanitzer, alat perlindungan diri yang saat ini di pasaran langka, jika ada pun terbilang mahal.

“Inisiatif IKA Unand sangat menbantu sekali,”ujar Furqan.

Gerakan bagi Hand Sanitizer IKA Unand banyak kalangan mengapresiasi sebagai langkah nyata dan konkrit yang lakukan IKA Unand dan Unand sendiri

“Saat ini butuh barang tidak uang adanya kegiatan ini membuat kita merasa tidak berjuang sendiri hadapi wabah corena virus ini,” kata Direktur RS Unand dr Yevrin Zulfikar.

Adapun tanggapan salah seorang warga kampus, Meli merasa hal ini sangat membantu.

Karena menurut petugas Klinik Medika Andalas tersebut, aksi bagi HS IKA Unand sangat membantu karena klinik sendiri kekurangan HS.

“Adanya kepedulian IKA Unand bersama Unand tentu sangat menolong upaya kita bersama memutus rantai sebar Covid-18,” kata Meli.

Sedangkan Yunadela, mahasiswi Fakultas Teknologi Pertanian Unand mengakui aksi bagi HS sangat banyak manfaatnya terutama mebantu teman teman untuk cuci tangan sebagai upaya penangkal dini dari corona virus.

Kim Hong mahasiswa dari Kamboja memuji adanya HS dibagi gratis IKA Unand.

“Kami sangt senang karena untuk mendapatkan HS di toko obat sulit beli online pun mahal, thank alumni Unand,” sebut Kim Hong.

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...