Jelang Pilkada Serentak, KPU Coklit Bupati Solok

Solok Arosuka – Bertempat di Guest House Arosuka, Sabtu 18 Juni 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok mulai melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk pemilu serentak di tahun 2020 ini, coklit merupakan salah satu tahapan pemutakhiran data pemilu.

Turut hadir dalam pelaksanaan coklit tersebut, Bupati Solok Gusmal, Ketua TP PKK Kab. Solok Desnadefi Gusmal, Ketua KPU Kabupaten Solok Gadis, Ketua Bawaslu Kabupaten Solok Afry Memory serta unsur terkait lainnya.

Ketua KPU Gadis dalam sambutannya mengatakan bahwa KPU sudah mulai melakukan tahapan pemilu dan pemutakhiran data pemilih (pantarlih) yang dimulai dari tingkat paling bawah yakni tingkat Jorong oleh tim KPU yang sudah dibentuk di tingkat Kecamatan, Nagari dan Jorong,

Disebutkan, pencocokan dan penelitian data pemilih untuk pemilu seretak mendatang, merupakan salah satu tahapan pada pelaksanaan pesta demokrasi yang akan digelar pada 9 Desember 2020 ini, kami berharap, tidak ada kesalahan dari Coklit tersebut, hingga menghambat pelaksanaan tahapan dan pelaksanaan Pemilu nantinya,

Untuk pelaksanaan tahapan coklit itu sendiri, dilakukan oleh petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) selama 1 bulan yang dimulai dari tanggal 15 Juli – 13 Agustus 2020 mendatang, semoga semuanya berjalan lancar tanpa ada halangan yang berarti,

Sementara itu disebutkan, untuk data Kepala Daerah, pelaksanaan coklit dilakukan serentak se-Indonesia yang dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juli 2020, coklit tersebut di gelar setelah pelaksanaan apel coklit serentak.

Di kabupaten Solok sendiri, selain melakukan coklit data Bupati Solok, PPDP juga melakukan coklit data Ketua TP PKK Kab. Solok Desnadefi Gusmal dan beberapa data anggota keluarga lainnya, paparnya.

Bupati Solok Gusmal menghimbau kepada masyarakat , bahwa dalam mensukseskan pelaksanaan pemilu serentak tahun 2020 ini.

“salah satunya dengan membantu dan mendukung serta melancarkan tahapan coklit sebagai langkah pemutakhiran data pemilih,” ucapnya

Gusmal juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kab. Solok yang sudah terdaftar sebagai pemilih untuk bersama-sama datang ke TPS memberikan hak suaranya pada tanggal 9 Desember 2020 nanti, jangan sampai ada golput, karna itu sangat mempengaruhi hasil penghitungan suara nantinya,

Selain itu juga jangan sampai terjadi kekosongan pemimpin, dengan adanya pemimpinlah roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik, sehingga pemerintah dapat melaksanakan pembangunan serta menggenjot perekonomian masyarakat,

“untuk satu suara dari pemilih, itu sangat berarti sekali dalam pelaksanaan pesta demokrasi ini,” tutupnya.

 

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...