Ketua PMI Pasbar, Tekankan Sinergitas Hal Penting

Pemerintah Pasaman Barat dan PMI menyatakan harus sejalan dan satu tujuan dalam memberikan pelayanan terbaik oleh posyandu kepada masyarakat.
                         Pemerintah Pasbar dan PMI memberikan pelayanan posyandu kepada masyarakat

Pasaman Barat -Pasaman Barat (Pasbar). Melalui Pos Pelayanan Terpadu, kami mewakili Pemda sekaligus sebagai Ketua PMI Kabupaten Pasaman Barat mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan terpadu ini secara maksimal.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PMI Kabupaten Pasaman Barat Risnawanto didampingi stakeholder terkait saat menghadiri sekaligus meresmikan Pos Pelayanan Terpadu Pemda dan PMI di Wonosari, Nagari Persiapan Bancah Kariang, Kecamatan Kinali, Sabtu (10/9).

Pelayanan ke tingkat nagari hingga jorong ini lanjutnya, untuk memperdekat jarak dan waktu antara masyarakat dan Pemda. Kesibukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sangat dimaklumi. Dengan sistem pelayanan terpadu untuk mengurus administrasi maupun pelayanan lainnya secara langsung akan dapat mempermudah dan mempersingkat waktu.

“Kami memahami, aktifitas masyarakat sangat banyak dalam memenuhi kebutuhan hidup. Kadangkala tidak sempat mengurus secara langsung ke kantor-kantor seperti kantor wali, kantor camat, hingga kantor bupati. Dengan sistem ini, pelayanan maksimal hingga ke tempat bapak-ibu yang aksesnya jauh dari kantor. Waktu menjadi efektif, efisien dan singkat saat memanfaatkan layanan terpadu ini,” ungkap Risnawanto.

Ia melanjutkan, tidak hanya pelayanan donor darah oleh PMI saja, sinergi ini didorong dengan menggandeng OPD terkait dalam memberikan pelayanan. Sehingga masyarakat dimudahkan dalam layanan kesehatan, layanan pengurusan administrasi seperti KK, akte kelahiran dan sebagainya. Di pos layanan terpadu juga tersedia pangan murah oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pasaman Barat.

“Peresmian layanan di Wonosari ini diharapkan menjadi awal untuk menciptakan harmonisasi dan terintegrasi dengan layanan Pemda, serta menjadi jembatan layanan hingga ke daerah akses sulit. Misalkan, masyarakat Wonosari yang ingin ke kantor Dukcapil mungkin menghabiskan waktu setengah hari, padahal waktu yang digunakan seharusnya bisa untuk ke kebun dan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Markas PMI Pasbar Rida Warsa menambahkan pelayanan terpadu akan berlanjut di tempat dan kecamatan lainnya. Setelah dijadwalkan 3 kali pelayanan awal, akan dilanjutkan dengan jadwal rutin dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Pasbar.

“Untuk bulan September ini sudah kita jadwalkan, ada 3 jadwal pelayanan. Pertama, 10 September di Wonosari ini. Kedua, tanggal 19 di Kantor Wali Nagari Kinali, dan terakhir tanggal 21 nanti kita di Sinuruik Talamau. Insya Allah akan kita buatkan jadwal tetap, sehingga dalam sebulan itu bisa 6 hingga 8 kali kunjungan pelayanan,” jelas Kepala Markas PMI Pasbar.

 

Sofyan Sahuri