KMTS Libatkan Mahardika Muda Dalam Program Kejar Mimpi Mengabdi

Banten-Kejar Mimpi Tangerang Selatan libatkan volunteer Mahardika Muda pada program Kejar Mimpi Mengabdi. Program yang dinaungi CIMB Niaga ini berlangsung selama sepekan dari 17-23 Juli di desa Mekarmanik.

Mahardika Muda berkolaborasi bersama DNK TV (Dakwah dan Komunikasi Televisi) UIN Jakarta dalam meliput setiap agenda Kejar Mimpi Mengabdi.

“Jujur senang banget bisa kolaborasi sama anak-anak Mahardika. Awalnya memang kesepakatan kerja samanya sebagai reporter, tapi fungsi dan pengaruh mereka lebih daripada itu.” Ungkap Ulfa, selaku leader KM Tangsel, Minggu, (31/7).

Menurut Ulfa peran Mahardika Muda dinilai berhasil mempublikasikan serta menggambarkan rasa empatik terhadap daerah-daerah terisolir dalam sejumlah agenda utama, di antaranya seperti medical check up, pemugaran taman baca, pendistribusian Al-Qur’an, pengadaan TPA hingga penanaman 1000 bibit pohon.

Kerja sama ini mengikutsertakan Awal, salah satu volunteer Mahardika Muda.  Awal mengungkapkan program Kejar Mimpi Mengabdi ini sejalan dengan pelunasan janji kemerdekaan Mahardika Muda.

“Sebagai orang Jawa yang mengabdi di Sumatera bersama Mahardika Muda, tentu ini momen untuk ikut serta dalam pelunasan janji kemerdekaan terhadap tanah kelahiran saya.” Terang Awal.

Fauzan Akhiyar, Director Mahardika Muda menuturkan rasa terima kasih kepada KMTS karena telah diberi kesempatan berkolaborasi dalam project besar ini sehingga Mahardika Muda dapat melakukan percepatan persebaran nilai yang dipegang Mahardika Muda.

“Suatu kehormatan bagi kami diikut sertakan dalam program KM Mengabdi. Adanya kolaborasi ini merupakan bentuk percepatan komitmen pendirian Mahardika Muda, yaitu melunasi janji merdeka.” Tutur pria yang akrab disapa Fauzan.

“Selain itu, sejauh ini basis kegiatan Mahardika Muda adalah di Sumatera, kolaborasi dengan KMTS membantu persebarannya ke pulau Jawa. Semoga tanda pahala program ini menemani prestasi anak-anak dan setiap kemajuan Desa. Mahardika Muda yakin semua itu adalah rajutan erat yang akan menguatkan tenun kebangsaan.” Tambah Fauzan, mahasiswa Universitas Andalas.