Mahasiswi Ditemukan Gantung Diri, Keluarga Minta Penyelidikan Mendalam

Diduga Depresi, Pria di Pasbar Nekat Gantung Diri
ilustrasi gantung diri

Padang – Tragedi menyelimuti kota Padang dengan meninggalnya mahasiswi, SIP (25), yang ditemukan tewas bunuh diri. Kabar duka ini membawa kecurigaan terkait persiapan pernikahan yang sedang dijalani oleh korban.

Meski sebelumnya muncul dugaan bahwa tindakan bunuh diri terkait dengan tekanan uang jemputan sebesar Rp500 juta, keluarga korban menepis spekulasi tersebut.

“Uang jemputan itu sudah disepakati dan dapat dipenuhi,” ungkap kakak korban.

Keluarga juga mengklarifikasi bahwa persiapan pernikahan Sinthia telah mencapai 85 persen, dan tanggal pernikahan sudah ditetapkan pada 14 Januari 2024. Informasi ini memunculkan pertanyaan lebih lanjut mengenai motif di balik tindakan tragis mahasiswi tersebut.

Kakak korban menjadi saksi kepergian S, mengantarkannya ke Padang untuk membicarakan persiapan acara dengan calon mertuanya. Selain itu, korban juga telah mengikuti sidang pemanggilan ke polres tempat calon suaminya bertugas di daerah Ternate, Maluku Utara.

Dalam konferensi pers singkat, keluarga korban meminta kejelasan kepada pihak kepolisian terkait kematian Sinthia. Mereka mendesak agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti dari kematian tragis adik mereka.

“Jika ternyata bunuh diri, kami ingin mengetahui penyebabnya atau apakah adik kami meninggal akibat kasus kriminal lain,” ujar juru bicara keluarga.

Keluarga berharap pihak berwajib dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab kematian SIP, sehingga mereka bisa menerima kenyataan dengan pikiran yang tenang.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.