Pelaku Penyelundupan Ganja 90 Kilogram Ternyata Polisi

Konferensi pers Polres Solok Kota terkait penangkapan pelaku penyelundupan ganja seberat 90 Kilogram, Kamis (28/12/2017). Foto : Fernandez
Konferensi pers Polres Solok Kota terkait penangkapan pelaku penyelundupan ganja seberat 90 Kilogram, Kamis (28/12/2017). Foto : Fernandez
Konferensi pers Polres Solok Kota terkait penangkapan pelaku penyelundupan ganja seberat 90 Kilogram, Kamis (28/12/2017). Foto : Fernandez
Konferensi pers Polres Solok Kota terkait penangkapan pelaku penyelundupan ganja seberat 90 Kilogram, Kamis (28/12/2017). Foto : Fernandez

Pelaku penyelundupan ganja, Fachrur Rozi (32) asal aceh yang berhasil diringkus tim Mapolres Solok Kota pada, Rabu (27/12/2017) ternyata merupakan mantan anggota polisi disersi pada salah satu Polres yang ada di Nanggroe Aceh Darussalam.

“Kami kira awalnya pelaku merupakan warga sipil namun saat hendak ditangkap pelaku minta dilindungi dan mengaku anggota polisi,” kata Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan saat konferensi pers di Mapolres Solok Kota, Kamis (28/12/2017).

Menurut Kapolres dari pengakuan tersangka, ia sebelumnya bertugas di Polres Langsa, Nanggroe Aceh Darussalam namun sudah diberhentikan secara tidak hormat.

“Tersangka terakhir kali diketahui bertugas sebagai anggota Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Langsa, NAD dengan pangkat Brigadir Polisi Kepala (Bripka),” jelas Kapolres.

Pihak Mapolres Solok kota juga melakukan penangkapan pelaku lainnya yang diduga kuat sebagai bandar lokal. Namun, identitas pelaku masih dirahasiakan untuk pengembangan lebih lanjut.

“Pelaku yang satu lagi berperan sebagai bandar lokal dan juga turut memfasilitasi atau mensuport transportasi bagi pelaku Rozi,” jelas Kapolres.

Selain itu, usut punya usut, kata Kapolres, ternyata paket ganja yang dibawa pelaku sebanyak 90 Kilogram dipersiapkan untuk tahun baru di Sumatera Barat. “Polisi juga mengamankan barang bukti lainnya,” ungkap Kapolres.

[Fernandez]