Pemkab Agam Sebar 39 ribu Bibit Tanaman Produktif

Ilustrasi bibit tanaman
Ilustrasi.
Ilustrasi bibit tanaman
Ilustrasi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam akan menyalurkan sebanyak 39 ribu bibit tanaman produktif. Bibit tanaman itu terdiri dari jenis alpokat, jengkol, petai, nangka, durian, jambu dan duku kepada masyarakat pada daerah itu.

“Ke-39 ribu bibit tanaman itu terdiri dari jengkol sebanyak 10 ribu batang, petai 10 ribu batang, nangka 1.000 batang, durian 3.000 batang, alpokat 1.000 batang, jambu 11 ribu batang dan duku 3.000 batang,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam, Ermanto di Lubuk basung, Rabu (1/11/2017).

Ia mengatakan penyaluran bibit tanaman produktif ini merupakan tahap kedua pada 2017, karena pada pertengahan 2017 pihaknya juga menyalurkan bantuan bibit sekitar 102 ribu bibit jenis alpokat, jengkol, petai dan durian, sedangkan pada 2016 sekitar 90 ribu batang.

Penyaluran bibit ini sesuai permohonan warga kepada dinas terkait. Bibit tanaman itu sudah siap disalurkan kepada warga karena sudah berusia dua bulan. Bagi perorangan akan mendapatkan bantuan sekitar 10 batang, dan kelompok mendapatkan sekitar 100 batang.

“Saat ini bibit tanaman tersebut berada di kebun bibit di rumah dinas Bupati Agam, Dinas Perikanan dan Tanaman Pangan Kabupaten Agam dan BBI Kecamatan Pelembayan,” jelas Ermanto.

Dikatakannya, bibit tanaman produktif yang disediakan ini dalam rangka mendukung program Agam menyemai yang dicanangkan bupati beberapa tahun lalu dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Ini bertujuan menjadikan Agam sebagai daerah sentral penghasil jengkol dan petai.

“Ini target dari penyaluran dan kita berharap lima tahun kedepan bibit tersebut sudah besar dan berbuah sehingga Agam menjadi sentral penghasil jengkol dan petai,” katanya.

Sementara itu, pihaknya menargetkan pada tahun 2018 akan menyediakan 10 ribu bibit tanaman pangan, yang dibagikan kepada masyarakat secara gratis.

Menurut salah seorang masyarakat di Nagari Geragahan, Vera mengaku sangat mendukung penyaluran bibit kepada warga demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat diwilayah setempat.

“Saat ini telah banyak warga yang telah menanam bibit di perkarangan sekitar rumah mereka maupun lahan di kelompok tani, semoga apa yang ditanam itu dapat meningkatkan ekonomi dan bisa memberikan manfaat bagi warga,” kata Vera.