#BikinAsikdiRumah - Mar 2020
#BikinAsikdiRumah - Mar 2020

Pemkab Pessel Kini Memiliki Alat Pendeteksi Gempa Bumi

Pesisir Selatan – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang melakukan pemasangan Warning Receiver System (WRS) New Generation (NewGen) atau alat pendeteksi dini gempa di Kantor Bupati Pesisir Selatan.

Dilansir dari pesisirselatan.go.id pada Selasa (28/7), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan, Herman Budiarto, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK), Yef Indra mengatakan terkait dengan pemasanagan WRS New Gen itu, pihak BMKG Padang Panjang sebelumnya memang telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Pesisir Selatan.

“Melalui koordinasi itu, sehingga BMKG Padang Panjang melakukan pemasangan WRS New Gen di lobi kantor bupati yang berguna untuk memberikan informasi dini terkait gempa bumi dan tsunami. Pemasangan itu telah dilakukan pada 13 Juli 2020 lalu,” ujar Yef Indra.

Diketahui, kondisi tektonik Pesisir Selatan dipengaruhi oleh aktivitas patahan lepas Pantai Sumatera.

Hal ini dapat dilihat  dari kejadian gempa bumi 30 september 2009 lalu, yang berpusat di sekitar 50 kilometer barat laut Kota Padang.

“Saat itu guncangannya cukup kuat dan tidak saja dirasakan oleh masyarakat Pesisir Selatan dan Kota Padang, tapi juga oleh masyarakat daerah lainya. Kejadian itu juga menimbulkan korban jiwa dan harta benda, bahkan juga menimbulkan kerusakan bangunan di Sumbar,” ungkapnya.

Dengan terpasangnya Smart Display WRS New Gen, maka semua stakeholder yang ada di daerah bisa mengambil langkah lebih baik dan lebih jauh lagi jika gempa kembali terjadi.

“WRS New Gen itu merupakan peralatan penerima informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami berupa smart display,” jelasnya.

Peralatan WRS New Gen  mampu memberikan informasi dalam waktu kurang dari tiga menit setelah terjadi gempa bumi.

“Berdasarkan hal itu, maka akan mempercepat respon dalam memberikan informasi dini kepada masyarakat, serta juga terhadap pemangku kepentingan lainya,” tutup Yef Indra.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...