Pemko Bukittinggi Kembali Dapatkan Opini WTP

  • Bagikan
Foto : Penyelenggaraan tata kelola keuangan daerah dengan menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di ruangan Bukittinggi Command Center

Bukittinggi – Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi kembali mempertahankan prestasinya dalam penyelenggaraan tata kelola keuangan daerah dengan menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2020 dari BPK RI.

Opini WTP disampaikan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Prov. Sumatera Barat, Yusnadewi, secara daring, yang diikuti oleh Wako Erman Safar dari ruangan Bukittinggi Command Center, Balai Kota, Gulai Bancah. Turut mendampingi Wako pada acara tersebut Ketua DPRD, Herman Sofyan, Asisten II Setdako serta Kepala OPD terkait Rabu 5 Mai 2021.

Kepala BPK RI Perwakilan Prov. Sumbar, Yusnadewi, ucapkan selamat atas capaian Pemko Bukittinggi mendapatkan opini WTP yang ke-8 kali itu.

Baca Juga :  Sumbar Rawan Masuknya Rokok Ilegal

Dalam press release Yusnadewi mengatakan, laporan keuangan pemerintah kota Bukittinggi Tahun Anggaran 2020 yang disampaikan Pemko kepada BPK pada 21 Maret 2021 lalu telah diperiksa dan dinilai telah disajikan secara wajar sesuai peraturan perundang-undangan.

Dari pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2020 tersebut, Kepala BPK RI Perwakilan Prov. Sumbar juga sampaikan 3 (tiga) poin penekanan untuk dapat diselesaikan oleh Pemko.

” Ketiga poin penekanan tersebut, merupakan kondisi yang berpotensi menimbulkan masalah di masa yang akan datang,” ujarnya.

Sementara Wako Erman Safar pada kesempatan tersebut menyampaikan, ucapan terima kasih dan mengapresiasi rekomendasi (poin penekanan_red) yang diberikan BPK terhadap Laporan Keuangan Pemko Bukittinggi Tahun Anggaran 2020.

Baca Juga :  200 Petugas Kebersihan Kota Bukittinggi Terima Zakat

” Dalam upaya mewujudkan tata pemerintahan serta tata kelola keuangan daerah yang baik, ke depannya Pemko Bukittinggi akan berfokus terhadap penguatan sumber daya manusia (SDM) aparatur di segala bidang serta melakukan penguatan pengendalian internal,” terang Erman.

  • Bagikan