Pemko Solok MoU Dengan Google Wujudkan Smart City

Solok Kota – Bertempat di Pacific Century Place Tower Level 45 SCBD, Jakarta, Kamis (21/7), Pemerintah Kota Solok melakukan Penandatanganan MoU Penggunaan Platform Google di Kota Solok dengan Google Indonesia dan Transformasi Digital Pendidikan di Kota Solok dengan PT. Duta Digital Indonesia sebagai Partner Resmi Google For Education.
Wali Kota Solok H. Zul Elfian Umar, SH, M.Si yang hadir didampingi oleh Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Jefrizal, S.Pt, MT, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dr.Desmon M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Dra.Rossavella YD.MM, Sekretaris Bappeda Lusya Adelina,SE.MM, Kepala Bagian Umum, Zulfadrim, SS dan Pranata Humas Ahli Muda Yopi Permana,S.STP,M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kota Solok memang sedang dalam proses berupaya menjadi Smart City dan tentunya sangat membutuhkan kolaborasi dengan banyak pihak.
“Keterkaitannya dengan pendidikan, Kota Solok juga merupakan daerah tujuan pendidikan bagi daerah sekitarnya sehingga perlu meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Kota Solok,”terangnya.
Wako juga menyampaikan terima kasih kepada Google yang telah bersedia membantu membawa pendidikan Kota Solok berkelas dunia nantinya, sekaligus berkomitmen bahwa pemerintah daerah akan mendukung penyelenggaraan ini secara penuh.
Google yang dalam hal ini diwakili oleh Strategic Partner Manager Ganis Samudra, ST, dalam sambutannya berharap penggunaan Platform Google dalam penyelenggaraan pemerintahan dapat membantu mewujudkan Solok sebagai salah satu Kota Pintar di Indonesia dan Google Platform for Education dapat digunakan untuk seluruh sekolah dan siswa di Indonesia.
“Khususnya di Kota Solok kami berharap mudah-mudahan penandatanganan MoU ini membawa perubahan budaya baru dalam proses belajar dan mengajar siswa di Kota Solok yang berstandar kelas dunia” tuturnya.
Lebih lanjut Ganis menerangkan, bahwa Google Platform For Education menerapkan model pembelajaran yang baru melalui Problem Based Learning yang memperkenalkan terlebih dahulu permasalahan kepada siswa untuk menemukan solusi.
“Flipped Clasroom yang lebih menekankan kreatifitas siswa dan Blended Learning yang merupakan kombinasi pembelajaran yang didominasi secara online menggunakan perangkat keras dan pembelajaran tatap muka kelas yang digunakan sebagai wadah membangun team working bagi siswa” ucapnya.
Kedepannya, kegiatan belajar mengajar di Kota Solok akan memakai platform google education. “Untuk tahap awal akan dilatih para pengajar untuk mampu menggunakan chrome book. Muaranya nanti kita mengharapkan di Kota Solok akan ada sekolah referensi google berstandar internasional” tutupnya.