Pemko Solok Wujudkan Infrastruktur Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Solok Baru – Dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan memenuhi kebutuhan publik, berbagai program pembangunan dasar telah sukses dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Solok meliputi peningkatan kualitas SDM, kesejahteraan sosial, pendidikan, keagamaan, hingga kesehatan.
Keseluruhan program pembangunan dilengkapi dengan keberhasilan Kota Solok melaksanakan pembangunan infrastruktur fisik di berbagai bidang.
Pembangunan infrastruktur seperti jalan, drainase, trotoar, jaringan irigasi, bangunan dan berbagai fasilitas publik lainnya yang mendukung akses pelayanan juga menjadi prioritas untuk memperkuat pembangunan di berbagai sektor.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Solok, Afrizal, M.Eng pada Rabu (3/1/2024) membeberkan berbagai pembangunan fisik dari dana APBD dan APBN yang telah tuntas dilaksanakan di Kota Solok sepanjang tahun 2023.
Seperti pembangunan trotoar di sepanjang Jalan Ahmad Yani Kelurahan VI Suku dari Simpang Ambacang – Simpang Sigege. Pembangunan jalur pedestrian di jalur lintas Sumatera ini ditujukan untuk menciptakan kenyamanan bagi pejalan kaki, sekaligus menyediakan jalur aman yang terpisah dari lalu lintas kendaraan bermotor. Keberadaan trotoar ini sangat membantu keselamatan pengguna jalan dengan meminimalkan interaksi antara pejalan kaki dan lalu lintas kendaran bermotor.
Selanjutnya untuk meningkatkan kualitas sarana ibadah masyarakat, pada tahun 2023 Pemerintah Kota Solok melalui Dinas PUPR juga telah merampungkan pembangunan Masjid As Syura di Kelurahan Pasar Pandan Air Mati dan melanjutkan pembangunan Surau Tabek yang telah berdiri megah di Kelurahan IX Korong.
Pemerintah Kota menyadari masjid merupakan sarana yang sangat vital di tatanan kehidupan masyarakat Kota Solok yang agamis. Masjid berfungsi untuk melaksanakan shalat wajib berjamaah maupun shalat sunah serta untuk merendahkan diri kepada Allah SWT. Selain menjadi tempat ibadah masjid juga dapat menyediakan fasilitas sosial yang bermafaat bagi masyarakat di sekitarnya.
Untuk mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Pemerintah Kota juga melanjutkan Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Solok. Pembangunan RSUD pada tahun anggaran 2023 terdiri dari pembangunan dua gedung utama dengan kapasitas 107 tempat tidur pasien. Bangunan tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas lift dan genset serta sarana pendukung lainnya.
”Rumah Sakit Umum Daerah ini rencana akan diresmikan pada bulan juli tahun 2024 akan datang,” ungkap Afrizal.
Sabagai antisipasi bencana di daerah rawan terdampak banjir, lanjutnya, Dinas PUPR melakukan pembangunan box Culvert di Talago Biruhun Kelurahan Simpang Rumbio. Hal ini didasari karena daerah ini sering mengalami kebanjiran apabila terjadi musim hujan.

Box culvert ini untuk mengganti jembatan darurat yang dibangun dari swadaya masyarakat setempat.
Dengan pembangunan box culvert maka aliran air di talago biruhun saat ini sudah berjalan dengan lancar sehingga dapat mengurangi banjir di lokasi tersebut,” sebutnya.

Selain dari dana APBD Kota Solok, juga terlaksana berbagai pembangunan fisik yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Jalan dan Balai Wilayah Sungai Sumatera V. Seperti pengaspalan dan pembangunan trotoar yang dibangun oleh Balai Jalan Nasional Sumatera Barat. Pengaspalan jalan ini dimulai dari Asrama 12 Tanah garam Sampai Batas Kota Bandar Panduang dengan sumber dana APBN kementerian PUPR tahun 2023.

Untuk mendapatkan dana APBN tersebut, Walikota H. Zul Efian Umar, SH, M.Si dan Wakil Walikota Dr. H. Ramadhani Kirana Putra didampingi oleh Dinas PUPR melakukan audiensi ke Kementerian PUPR pada Dirjen Bina Marga untuk pengalokasian dana perbaikan jalan lintas sumatera ini dengan melengakapi dokumen yang diperlukan, seperti proposal dan readiness criteria.

”Alhamdulilah Jalan Nasional di Kota Solok dari Batas Kota Selayo ke Bandar Pandung dalam kondisi mantap dan nyaman dilalui oleh pengendara kendaraan,” lanjut Afrizal.

Lebih lanjut, sebagai daerah yang dilewati oleh aliran sungai besar, Kota Solok saat ini tengah mengebut penyelesaian pembangunan laydam di pinggiran Sungai Batang Lembang yang sepenuhnya dibiayai APBN dari Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR.

Pembangunan laydam batang lembang yang dilaksanakan Balai Wilayah Sungai Sumatera V sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Solok khususnya yang berdomisili di bantaran batang lembang. Laydam berfungsi untuk pengendalian banjir, sekaligus penahan tebing agar tidak longsor. Selain itu keberedaan laydam ini juga menambah kebersihan dan keindahan Kota.

Kota Solok selain menjadi kota perlintasan dengan berdagangan dan jasa, juga dikenal dengan hasil pertaniannya yang sangat baik, yaitu bareh solok. Untuk menjaga kuantitas dan kualitas produk pertanian ini tentu didukung oleh prasarana pertanian yang baik pula.

Menyikapi hal ini, Afrizal mengatakan, Pemerintah Kota Solok berhasil merelealisasikan Pembangunan Embung Batang Binguang yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera V.

‘’Fungsi Embung adalah bangunan konservasi air untuk menampng air hujan dan aliran air permukaan (run off) pada wilayah sekitarnya. Kapasitas daya tampung Embung Batang Bingung ± 550 Ribu m3 diperuntukan untuk Air Baku PDAM dan Irigasi pertanian di Kota Solok,’’ paparnya.

Semua capaian pembangunan tersebut, menurut Afrizal, merupakan hasil kerja keras yang dilakukan secara terencana dengan bersinergi antara Pemerintah Kota Solok, Pemprov Sumbar dan Pemerintah Pusat serta seluruh komponen masyarakat yang senantiasa mendukung dan terlibat aktif dalam pembangunan di Kota Solok.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.