Kampus  

Mahasiswa KKN Unand Gelar Turnamen Tenis Meja di Nagari Aur Duri Surantih

Foto Bersama Warga dalam Pelaksanaan Kegiatan Tenis Meja Oleh Mahasiswa KKN di Nagari Aur Duri Surantih

       Foto Bersama Warga dalam Pelaksanaan Kegiatan Tenis Meja Oleh Mahasiswa KKN di Nagari Aur Duri Surantih

Tenis meja adalah olahraga yang digemari oleh pemuda di Nagari Aur Duri Surantih. Olahraga ini selain tidak membutuhkan lapangan yang terlalu besar, acaranya juga bisa dilakukan di lapangan yang sempit, dengan orang yang sedikit pula. Tenis meja dilakukan dalam rangka menjalin kedekatan pemuda dengan mahasiswa kuliah kerja nyata. Turnamen tenis meja, acara diadakan sebagai salam perpisahan kepada masyarakat dan Wali Nagari Aur Duri Surantih.

Sebelum lomba dimulai, mahasiswa bersama pemuda mengumpulkan dana dari masyarakat, sekaligus menginformasikan kegiatan lomba. Turnamen tenis meja dilaksankan selama dua hari. yaitu, pada Rabu-Kamis, pukul 16.00-21.00 WIB dengan dihadiri Bapak Wali Nagari dan perangkat nagari lainnya. Pemenang dalam turnamen akan mendapatkan hadiah berupa piala beserta uang tunai.

Panitia turnamen tenis meja, terdiri atas mahasiswa dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) serta pemuda setempat, Turnamen ini tercetus sebab adanya perayaan hari kemerdekaan Indonesia, yaitu, lomba balap karung, kelereng, makan kerupuk, dan paku dalam botol yang diadakan oleh mahasiswa KKN.

Turnamen tenis meja ini, salah satu program yang melibatkan banyak orang dan temasuk program yang utama. Turnamen ini, benar-benar menjadi jembatan silaturahmi antar mahasiswa dan masyarakat. Tidak hanya itu, meski turnamen ini dilakukan dua hari, tetapi masyarakat begitu antusias untuk meramaikan acara tersebut.

 

  Tenis Meja Oleh Mahasiswa KKN di Nagari Aur Duri Surantih

Meski, turnamen ini dihadiri oleh orang yang sudah dewasa, namun, masih saja ada hal-hal yang tidak dapat dikendalikan. Seperti, tidak mematuhi peraturan dalam permainan, dan keterlambatan peserta dalam mengikuti lomba. Ketidaktegasan panitialah yang menjadi penyebab terjadinya masalah tersebut, meski akhirnya dapat dikoordinasikan. Banyak hal yang ingin disampaikan dalam turnamen tenis meja ini, tidak hanya menjalin silaturahmi saja. Melainkan, mahasiswa KKN ingin meninggalkan jejak dalam ingatan masyarakat berupa kesan yang baik, sebelum perpisahan tiba, mengasah kemampuan atau menyalurkan hobi olahraga, baik dari masyarakat maupun mahasiswa.

Turnamen tenis meja ini diadakan di luar ruangan, tepatnya di halaman rumah warga. Hal ini dikarenakan tidak adanya ruangan yang memungkinkan untuk menyelenggarakan turnamen tenis meja ini. Dalam pelaksanaannya, ada beberapa kendala, mulai dari hujan, hingga angin yang cukup kuat, akibatnya permainan dihentikan sementara. Meskipun begitu, antusias para peserta dan penonton tidak surut, hingga setelah hujan reda, permainan dilanjutkan kembali.

Saat hari kedua turnamen tenis meja, mahasiswa KKN mengadakan acara perpisahan dengan masyarakat, didampingi oleh wali nagari, perangkat, serta masyarakat. Acara perpisahan ini dimulai dengan penyambutan dari wali nagari dan ketua pemuda, kemudian diakhiri dengan makan bersama beralaskan daun pisang. Dalam makan bersama ini mahasiswa dan masyarakat diharapkan mampu lebih dekat dan merasakan kebersamaan lebih indah lagi.

 

 

 

 

Mahasiswa KKN Unand Aur Duri Surantih

Dinda Putri Sari Mekah