Indeks

PNP Bersama Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh, Gelar Uji Sertifikasi Kompetensi

  • Bagikan
Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Bandan Aceh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementrian PUPR bersama Politeknik Negeri Padang gelar acara pembukaan Bimbingan Teknis dan Fasilitas Uji Sertifikasi Kompetensi Terampil Kelas II Tenaga Kerja Konstruksi SDM Vokasional Politeknik Negeri Padang. Foto : internet

Padang – Politeknik Negeri Padang (PNP) melaksanakan kegiatan pembukaan Bimbingan Teknis dan Fasilitasi Uji Sertifikasi Kompetensi Terampil Kelas II Tenaga Kerja Konstruksi SDM Vokasional Politeknik Negeri Padang.

Sebanyak 76 orang mahasiswa PNP mengikuti kegiatan tersebut yang digelar bersama Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR.

Kegiatan bimbingan teknis (bimtek) ini digelar selama 3 hari, terhitung dari 31 Agustus hingga 3 September 2021.

Acara pembukaan ini juga sekaligus untuk penandatanganan perjanjian kerja sama antara PNP dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh yang dilaksanakan di Gedung C PNP pada Selasa, 31 Agustus 2021.

Kepala Balai Konstruksi Wilayah I Banda Aceh, M Hilal mengatakan bimbingan teknis (bimtek) ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para peserta  menuju dunia kerja yang bergerak di bidang infrastruktur.

“Mereka yang mengikuti bimtek ini kedepan diharap bisa menjadi cikal bakal untuk dipekerjakan di Kementerian PUPR. Jadi mereka yang dulunya di bangku kuliahan, mereka kita giring keluar, untuk masuk ke dunia kerja yang dalam hal ini PUPR sebagai pembinanya,” ujar Hilal.

Ia melanjutkan, untuk uji sertifikasi sendiri, salah satu tujuannya membuktikan kompetensi dari pada siswa. Uji kompetensi tersebut untuk memberikan suatu pengakuan bahwasanya mahasiswa sudah layak mendapatkan ijazah pendamping sebagai modal kerja ke depannya.

Hilal juga menjelaskan alasan dipilihnya PNP untuk pembinaan jasa konstruksi. Dia menyebut PNP menjadi salah satu prioritas untuk pembinaan jasa konstruksi lantaran fasilitas yang dimiliki serta jumlah mahasiswanya cukup signifikan.

“Jadi kita adakan pendekatan, kebetulan dari pihak PNP juga antusias untuk melaksanakan kegaiatan ini. Setelah kita adakan kerjasama, hari ini sudah bisa kita laksanakan bimbingan teknis,” terangnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Pelaksana Alhapen Ruslin Candra bahwa kegiatan ini penting karena sertifikasi kompetensi menjadi salah satu bukti seseorang mempunyai skill di bidangnya.

“Persaingan yang ketat di dunia kerja, di mana perusahaan ingin mendapatkan karyawan-karyawan yang qualified. Jadi salah satu bukti seseorang berkompeten adalah lulus uji kompetensi,” kata Alhapen.

Senada dengan Alhapen, Wakil Direktur II Anton juga menyebut bimtek dan uji sertifikasi ini harus dimanfaatkan oleh seluruh peserta sebagai bekal menghadapi dunia kerja nantinya.

Ia mengatakan, masa depan bukan hanya sekedar ijazah saja yang dibutuhkan oleh perusahaan. Namun juga membutuhkan sertifikasi kompetensi sebagai bukti keterampilan.

“Jika nantinya kita bekerja, khususnya jasa kosntruksi atau bidang yang non PNS, hal yang paling dicari tentu sertifikasi kompetensi sebagai bukti terampil. Apa kemampuannya, bisa ini bisa itu, tapi buktinya tak ada,” kata Anton.

 

  • Bagikan