Residivis “Dimanfaatkan” Polisi

Ilustrasi Narkoba
Ilustrasi Narkoba. Foto : Internet
Ilustrasi Narkoba
Ilustrasi Narkoba. Foto : Internet

Meminimalisir peredaran narkoba di wilayah hukum Polda Sumbar tidak ada habisnya. Seperti yang dilakukan tim Sat Resnarkoba Polresta Padang, Sumatera Barat. Berhasil membekuk Ikhlas Putra, di Jalan Bands, Limau Manih, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Ikhlas merupakan seorang residivis itu diciduk polisi setelah melakukan pengintaian terhadapnya. Polisi berpakaian preman membidiknya dengan cara berpura-pura jadi pembeli agar tidak menaruh curiga.

Upaya itu berhasil dan menyita barang bukti berupa lima paket mini sabu, telepon genggam, kotak rokok, enam pipet, gulungan timah dan satu timbangan digital.

Tidak berhenti disitu saja, petugas kemudian mengiring ke Mapolres untuk pengembangan lebih lanjut. Ikhlas pun ‘Dimanfaatkan’ petugas untuk meminimalisir peredaran narkoba. Sebab, berdasarkan keterangan penyidik ia memang pemain lama dan besar kemungkinan masih menjalin hubungan dengan pengedar barang haram itu.

“Kami masih memeriksanya secara intensif, dan berdasarkan keterangannya akan dipakai untuk menelusuri jaringan peredaran narkoba di padang,” kata Kasat Resnarkoba Polresta Padang Kompol Abriadi.

Ikhlas ditangkap Kamis malam (12/10/2017), atas perbuatannya ia dijerat pasal 112 dan 114 Undang Undang Narkotika No35/2009 dengan ancaman hukuman lima tahun kurungan. Penangkapan terhadapnya sebut Abriadi, sempat membuat polisi sibuk karena ia mengetahui gelagat kedatangan.

“Ia sempat buang kotak rokok yang isinya sabu-sabu, untuk petugas cekatan dan menemukannya. Tim kemudian mengeledah isi rumah dan beberapa barang bukti lainnya pun ditemukan, ia pun digiring ke kantor guna pemeriksaan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Abriadi.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.