Sudah 30 Tahun JNE Jembatani Jasa Pengiriman di Seluruh Indonesia

  • Bagikan
Foto : internet

Padang – Jasa ekspedisi makin digandrumi belakangan ini karena menawarkan kemudahan bagi siapa saja. Terutama pada masa pandemi yang saat ini yang mengharuskan kita berdiam diri di rumah.

Dengan berdiam diri dirumah saja kadang, kita menjadi lebih konsumtif dengan berbelanja online. Sehingga, JNE hadir memberikan kemudahan bagi siapa saja yang ingin mengirimkan barang dengan mudah, cepat dan aman.

JNE merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman dan logistik yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Nama resminya adalah PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir. Didirikan pada tanggal 26 November 1990. Kini, lebih dari 30 tahun JNE telah menjembatani pengiriman hingga seluruh Indonesia.

“JNE selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk pelanggan. Kita merekrut orang-orang yang siap memberikan layanan untuk pelanggan kita. Kita semua pada dasarnya adalah ‘pelayan’. Jadi jika mereka bersedia menjadi pelayan, maka mereka akan mengerjakan dengan sepenuh hati.” tutur Yusran Kepala Cabang JNE Sumatra Barat.

Selain Indonesia, JNE juga mengirimkan barang keseluruh dunia. Meski dengan syarat dan ketentuan yang selalu berganti karena faktor dari negara tertentu, namun JNE terus memberikan informasi terbaru kepada pelanggan mereka.

Kita pasti tidak asing dengan online shope yang unik, aneh, bahkan yang fiktif. Oleh karena itu, JNE kerap menjadi sasaran kemarahan customer karena hal yang demikian. Tidak jarang kadang ada saja orang yang datang dengan resi atau bukti belanja palsu, yang mungkin barangnya tidak pernah dikirim melalui JNE.

“Jika ingin belanja online harap hati-hati. Pastikan review toko online tersebut bagus dan tidak palsu.” Saran Yusran saat menanggapi penipuan yang kerap menyeret JNE.

Ia juga menegaskan untuk lebih berhati-hati saat berbelanja online. Karena panipuan bukan dilakukan oleh pihak ekspedisi, melainkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan jasa ekspedisi.

Selain penipuan, tidak jarang juga ada pihak yang memanfaatkan JNE untuk bersenang-senang. Seperti contohnya terdapat paket yang aneh, yang dikirimkan ke alamat palsu atau alamat yang tidak pernah ada.

Hal tersebut tidak merugikan JNE, hanya saja kejadian ini kerap terulang, sehingga membuat JNE mengambil langkah hukum agar tidak ada lagi pihak bertanggung jawab yang memanfaatkan JNE.

  • Bagikan