Tahun 2017, Polda Sumbar Ungkap Tiga Kasus Narkoba Skala Besar

Barang bukti dan pelaku yang membawa 30 kilogram Ganja di Mapolres Solok Kota, Kamis (28/12/2017). Foto : Fernandez
Barang bukti dan pelaku yang membawa 30 kilogram Ganja di Mapolres Solok Kota, Kamis (28/12/2017). Foto : Fernandez
Barang bukti dan pelaku yang membawa 30 kilogram Ganja di Mapolres Solok Kota, Kamis (28/12/2017). Foto : Fernandez
Ilustrasi. Barang bukti dan pelaku yang membawa 30 kilogram Ganja di Mapolres Solok Kota, Kamis (28/12/2017). Foto : Fernandez

Sepanjang tahun 2017, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat berhasil mengungkap tiga jaringan besar pengedar narkoba.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal menyebutkan, kali pertama pengungkapan dilakukan pada November di Kabupaten Dharmasraya, kedua di Bandara Minangkabau dan ketiga, beberapa hari lalu, di Kota Solok.

Kapolda menyebut, jika hingga akhir tahun ini, pihaknya telah mengungkap sebanyak 803 kasus terkait narkoba. Dari jumlah kasus itu, ada 1047 tersangka, diantaranya merupakan tiga kasus yang terbilang besar.

“Untuk barang bukti yang kami amankan sejak Januari lalu sebanyak 475,37 kilogram daun ganja kering, 6879 gram sabu-sabu dan 805 butir pil ekstasi,” kata Kapolda di Padang, Jumat (29/12/2017).

Kapolda menerangkan, penangkapan narkoba jenis sabu sebanyak 2,5 kilogram terjadi pada 6 November 2017 di Kabupaten Limapuluh Kota setelah tersangka melarikan diri selama sepekan.

Tersangka berinisial ZN alias ZP alias BR (40) ditangkap sepekan, setelah anak buahnya ditangkap di daerah Kabupaten Dharmasraya. Saat ditangkap di Kabupaten Limapuluh Kota, tersangka ZN dilumpuhkan dengan satu tembakan pada bagian kaki, sebelah kanan.

Penangkapan kedua dilakukan Polres Padang Pariaman di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada pekan lalu dengan jumlah barang bukti mencapai 600 gram yang rencananya akan diselundupkan melalui jalur udara.

Tersangka yang diketahui bernama Muhammad Sandi Putra (27) dan Wira Bayu Ismunanda (22) ditangkap petugas saat ketinggalan pesawat.

Kemudian, penangkapan ketiga terjadi beberapa hari lalu, tepatnya, Rabu 27 Desember 2017 di Kota Solok. Dari penangkapan itu diamankan barang bukti ganja dengan berat mencapai 90 kilogram yang akan diedarkan pada perayaan malam tahun baru.

Tersangka yang diketahui benama Fakhrur Rozi (30) itu ditangkap saat melintasi daerah Kota Solok dengan membawa daun ganja kering sebanyak 90 kilogram.

Selain itu, dari rentetan pengungkapan kasus tersebut, Kapolda berpesan agar anak buahnya, untuk melakukan antisipasi dengan melakukan pengawasan di seluruh resort yang ada.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.