Viral di Sosial Media, Kapolres Solok Tindak Anggotanya yang Arogan

Ilustrasi.
Ilustrasi.

SOLOK, KABARSUMBAR – Aksi dugaan kekerasan oknum anggota Satlantas Polres Solok Kota terhadap warga yang viral beberapa waktu belakangan di sosial media, akhirnya dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Namun, meski begitu, oknum polisi yang ada pada video tersebut tetap dijatuhi sanksi tegas dari kesatuannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum polisi tersebut diketahui berinisial AP berpangkat Brigadir yang melakukan dugaan tindakan kekerasan terhadap MZ, seorang sopir angkutan umum AKDP jurusan Solok-Padang.

Atas kasus tersebut, Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan pun langsung turun tangan. “Kasus ini sudah kita tangani,” ujar AKBP Dony Setiawan kepada sejumlah wartawan.

Dikatakan Kapolres, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sopir angkutan umum tersebut dan oknum petugas yang diduga melakukan tindakan kekerasan di Mapolres Solok Kota, kasus ini sudah dapat ditangani.

Meski kasus ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan, namun ditegaskan Kapolres, oknum anggota AP tetap diproses dan dijatuhi sanksi tegas.

Setidaknya, lanjut Kapolres, oknum anggota AP dipindahtugaskan meski masih dilingkungan jajaran Polres Solok Kota.

Untuk diketahui, kasus dugaan tindakan kekerasan oknum polisi terhadap salah seorang warga terjadi di pangkalan bus angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), tepatnya di wilayah batas Kota Solok- Selayo, Sabtu (8/9/2018) kemarin.

Saat itu, oknum anggota Satlantas Polres Solok Kota Brigadir AP mendatangi lokasi, bermaksud hendak menitipkan barang untuk dikirim ke kantor Samsat, Kabupaten Solok yang terletak pada kawasan Arosuka melalui bus angkutan antar kota dalam provinsi yang dikemudikan MZ.

Diduga terjadi kesalahpahaman, MZ pun menolak permintaan AP dengan alasan kendaraan yang dikemudikannya tidak melewati kantor Samsat tersebut.

Diduga AP tersinggung atas sikap MZ, perang mulut pun terjadi antara keduanya. Karena emosi, AP menendang bangku dan mendorong MZ hingga terjatuh. Peristiwa itu sempat dilerai oleh warga yang melihat.

Namun, aksi oknum petugas itu sempat direkam oleh warga hingga viral pada sosial media.

[Fernandez]

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.