Warga Nagari Garagahan Agam Resah dengan Hama Kera

  • Bagikan

Warga Jorong III Garagahan, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam mengaku resah dengan wabah hama kera pada areal pertanian dan perkebunan mereka.

Warga pun meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam segera memberikan solusi terkait hal tersebut.

“Para petani mengaku kesulitan mengusir kawanan monyet tersebut. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk mencegah satwa liar tersebut masuk ke lahan pertanian, seperti menghalau dengan menggunakan anjing tapi tidak berhasil,” kata Kepala Jorong III Garagahan Syafrinal, Minggu (18/2).

Menurutnya, sudah lima tahun terakhir, populasi hewan jenis primata itu berkembang-biak, turun ke perkebunan dan hampir masuk ke pemukiman warga.
Dampak kerusakan yang dilakukan hewan itu, seperti jengkol, petai, durian, manggis, dan lainnya. Sehingga membuat penurunan drastis terhadap hasil dari tanaman tersebut.

Baca Juga :  Lembah Harau Menuju Geopark Nasional

“Bahkan petani juga ada yang terpaksa panen dini agar tidak diambil oleh kawanan kera tersebut,” ujarnya.

Salah seorang warga Kampung Caniago, Jorong lll, Yem mengakui, bahwa kebun kelapanya sering di serang hama primata tersebut.

“Biasanya panen kelapa mencapai 500 buah sekali panen, sekarang hanya dapat 200 buah ,” ujarnya.

  • Bagikan