Nasional

BUMN Genjot Pembangunan 500 Rumah Korban Bencana di Sumatra dalam Sepekan

248
×

BUMN Genjot Pembangunan 500 Rumah Korban Bencana di Sumatra dalam Sepekan

Sebarkan artikel ini

Pembangunan rumah ini menjadi fokus utama untuk memberikan tempat tinggal layak bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Kepala Badan BP BUMN Dony Oskaria memaparkan sejumlah langkah konkret percepatan pemulihan pascabencana tersebut, saat bertemu dengan Sekretaris Kabinet (Sespan) Teddy Indra Wijaya di Kantor Sekretariat Kabinet, Rabu malam (24/12).
Kepala Badan BP BUMN Dony Oskaria memaparkan sejumlah langkah konkret percepatan pemulihan pascabencana tersebut, saat bertemu dengan Sekretaris Kabinet (Sespan) Teddy Indra Wijaya di Kantor Sekretariat Kabinet, Rabu malam (24/12).

Jakarta – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkomitmen dalam mendukung pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana di Pulau Sumatra, terutama dalam  membangun 15 ribu rumah untuk para korban.

Kepala Badan BP BUMN, Dony Oskaria, mengungkapkan hal ini usai bertemu dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra, Rabu (24/12/2025).

Pembangunan rumah ini menjadi fokus utama untuk memberikan tempat tinggal layak bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Selain pembangunan rumah, BUMN juga terus mengirimkan bantuan berupa alat berat untuk membuka akses jalan yang terputus, membersihkan puing-puing sisa bencana, dan melakukan pengerukan sungai guna mencegah banjir susulan.

Pengiriman tangki air bersih dan ribuan pekerja ke Aceh Tamiang juga dilakukan sebagai bentuk dukungan berkelanjutan.

Pemulihan infrastruktur telekomunikasi menjadi perhatian penting lainnya. Diharapkan Base Transceiver Station (BTS) milik BUMN yang terdampak dapat segera beroperasi kembali untuk memulihkan jaringan komunikasi bagi masyarakat dan petugas di lapangan.

Operasional perbankan daerah juga menjadi sorotan. Diharapkan layanan perbankan dapat segera pulih agar roda perekonomian masyarakat dapat kembali berputar.

Dony menegaskan BUMN akan terus berada di garda terdepan dalam setiap upaya pemulihan pascabencana ini.

“Ini bukan hanya tugas, tetapi juga panggilan kemanusiaan untuk bergerak cepat dan bangkit kembali bersama rakyat,” katanya.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.