Padang – Pemko Padang membagikan bantuan dana hibah dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kepada 59 hotel dan 47 restoran di Kota Padang senial Rp6.185.232.779.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Padang Arfian mengatakan bantuan hibah tersebut bertujuan untuk memulihkan kembali sektor kepariwisataan seperti hotel dan restoran akibat dampak pandemi Covid-19 dan telah selesai melakukan pendataan.
Wali Kota Padang pun telah menerbitkan surat keputusan Wali Kota Padang Nomor 463 Tahun 2020 tentang Penerima Bantuan Dana Hibah pariwisata per 4 Desember 2020.
“Berdasarkan surat keputusan tersebut, ada 196 hotel dan restoran di Kota Padang yang memperoleh dana bantuan tersebut. Rinciannya, 59 hotel dan 47 restoran,” kata Arfian saat ditemui media di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Rabu 23 Desember 2020.
Arfian menjelaskan, dana hibah yang terima hotel dan restoran tersebut dengan besaran beragam. Hotel yang menerima dana hibah terbesar adalah Hotel Mercure sebesar Rp520 juta, disusul oleh Hotel Pangeran Beach menerima Rp517 juta, lalu Hotel Grand Inna Muara sebesar Rp464 juta.
“Hotel dan restoran tersebut menerima dana hibah yang beragam. Itu sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Salah satunya besaran pajak yang dibayarkan. Jika satu hotel atau restoran membayar pajak lebih besar, maka bantuan yang didapatkan juga berlebih,” jelasnya.
Ia juga menambahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang akan melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana bantuan hibah yang telah diberikan kepada hotel dan restoran.
Pihak hotel dan restoran akan diminta untuk membuat laporan penggunaan dana yang akan di periksa oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, apakah telah sesuai penggunaanya.
“Kita berharap dana bantuan hibah ini bisa digunakan sebaik-baiknya. Dana ini diharapkan bisa menumbuhkan kembali sektor kepariwisataan. Dana itu bisa digunakan untuk membayar gaji karyawan, atau bisa juga digunakan untuk pelaksanaan program clean, healthy, safety, and environment di hotel dan restoran. Intinya, bagaimana ini bisa menggeliat kembali,” akhirnya.






