Nasional

Menko Polkam Djamari Chaniago Tinjau Progres Perbaikan Jembatan di Aceh

278
×

Menko Polkam Djamari Chaniago Tinjau Progres Perbaikan Jembatan di Aceh

Sebarkan artikel ini
menko-polkam-djamari-chaniago-tinjau-progres-perbaikan-jembatan-saat-kunjungi-pengungsian-di-aceh
Menko Polkam Djamari Chaniago Tinjau Progres Perbaikan Jembatan Saat Kunjungi Pengungsian di Aceh

Aceh – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meninjau langsung sejumlah posko pengungsian bencana di Aceh, Sabtu (13/12/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan pasca-bencana berjalan optimal.

Djamari menyerahkan bantuan mobil penjernih air di Posko Pendampingan BNPB, Shelter Galaxy Lapangan Udara Sultan Iskandar Muda.

Bantuan ini diharapkan mempercepat pemulihan akses air bersih bagi korban bencana.

“Mobil penjernih air sudah dites dan dipastikan berfungsi dengan baik,” ujar Djamari, Minggu (14/12/2025).

Usai menyerahkan bantuan, Menko Polkam bertolak ke Kabupaten Bireuen. Ia mengunjungi tiga lokasi pemulihan bencana, termasuk Posko Pengungsian Desa Balee Panah, Kecamatan Juli.

Di posko pengungsian, Djamari menyerahkan bantuan bahan pangan, pakaian, dan alat ibadah kepada sekitar 900 pengungsi. Ia memastikan ketersediaan logistik dan layanan dasar bagi para pengungsi.

“Masalah ini bukan hanya masalah bapak dan ibu di sini, tapi masalah kita semua,” kata Djamari.

Selain itu, Djamari juga meninjau perbaikan Jembatan Teupin Mane dan Jembatan Teupin Reudeup yang terputus akibat bencana. Jembatan Bailey dipilih sebagai penghubung sementara karena pemasangannya yang cepat dan efisien.

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani memastikan negara akan terus hadir membantu penanganan dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kita ingin memastikan masyarakat yang tertimpa musibah tidak merasa sendiri,” kata Muzani saat mengunjungi penyintas banjir di Padang, Sumatera Barat.

Muzani bersama Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak.

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan bahwa curah hujan tinggi menjadi penyebab utama bencana alam di wilayah tersebut.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.