Padang – Pemerintah Kota Padang mengambil langkah unik dengan melatih 208 “Dubalang Kota” untuk memperkuat keamanan dan ketertiban berbasis kearifan lokal.
Pelatihan intensif ini berlangsung di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumbar selama tiga hari, mulai Selasa (2/9/2025).
Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi membuka pelatihan tersebut. Ia menekankan peran strategis Dubalang Kota dalam menjaga trantibum melalui pendekatan budaya Minangkabau.
“Dubalang Kota ini adalah wujud nyata penegakan aturan adat dan budaya Minangkabau,” tegas Fadly, seraya menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan program unggulan “Padang Sigap”.
Para Dubalang ini diharapkan menjadi penggerak terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman, serta jembatan antara nilai adat dan perkembangan zaman.
Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, menjelaskan bahwa 208 Dubalang ini merupakan utusan dari Kerapatan Adat Nagari (KAN) di seluruh wilayah Kota Padang.
Nantinya, mereka akan ditempatkan di setiap kecamatan, dengan formasi dua orang per kelurahan.
Selama pelatihan, mereka akan dibekali keterampilan pengamanan, pengetahuan hukum, dan pemahaman adat Minangkabau.
Pelantikan resmi dijadwalkan pada pekan depan.
Sinergi dengan Penegak Hukum
Dubalang Kota akan bersinergi dengan aparat penegak hukum, lurah, camat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan elemen masyarakat lainnya. Mereka akan bekerja di bawah koordinasi Kepala Seksi (Kasi) Trantib Kecamatan. Pemerintah Kota juga akan memfasilitasi kendaraan dinas dan seragam tugas.
Diharapkan kehadiran Dubalang Kota ini dapat memperkuat upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban di tengah masyarakat Kota Padang.






