Kota PayakumbuhPemerintah

Pemko Payakumbuh Percepat Relokasi Pedagang Pasar Korban Kebakaran

402
×

Pemko Payakumbuh Percepat Relokasi Pedagang Pasar Korban Kebakaran

Sebarkan artikel ini
pasca-kebakaran-hebat,-pemko-payakumbuh-kaji-relokasi-pedagang-pasar
Pasca Kebakaran Hebat, Pemko Payakumbuh Kaji Relokasi Pedagang Pasar

 

Payakumbuh – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh bergerak cepat menyiapkan langkah pemulihan pasca kebakaran hebat yang melanda Pusat Pertokoan Pasar Payakumbuh Blok Barat pada Selasa (26/8/2025) dini hari.

Salah satu langkah krusial adalah peninjauan sejumlah lokasi yang akan dijadikan tempat relokasi sementara bagi para pedagang yang terdampak.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Wakil Ketua DPRD, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Sekretaris Daerah, terjun langsung meninjau beberapa titik yang dinilai representatif untuk dijadikan lokasi relokasi.

“Kita ingin memastikan para pedagang tetap bisa beraktivitas dan perekonomian masyarakat tidak terhenti. Oleh karena itu, relokasi sementara harus segera dipersiapkan,” kata Zulmaeta, menekankan urgensi relokasi.

Ditambahkan olehnya, pemerintah daerah tengah memprioritaskan kebutuhan mendesak para pedagang, termasuk ketersediaan sarana dan prasarana dasar di lokasi relokasi.

“Kami tidak ingin pedagang menunggu terlalu lama. Pemko berkomitmen menghadirkan solusi cepat, tepat, dan tetap memperhatikan kenyamanan pedagang maupun pembeli,” ujarnya.

Selain peninjauan lokasi relokasi, Pemko Payakumbuh juga tengah melakukan pendataan menyeluruh terkait jumlah pedagang yang terdampak dan kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.

Pemko Payakumbuh menegaskan bahwa upaya pemulihan Pasar Pusat Payakumbuh akan dilakukan secara terencana, termasuk menyiapkan skema pembangunan kembali pasar dengan konsep yang lebih aman dan modern.

“Musibah ini tentu menjadi pukulan berat bagi kita semua. Namun dengan kerja sama dan dukungan seluruh pihak, kita optimistis perekonomian Pasar Pusat akan segera pulih,” pungkasnya, menyampaikan harapan akan pemulihan ekonomi pasar.

Kebakaran ini menyebabkan 485 toko dan kios hangus, sementara 152 lainnya terdampak.

Berdasarkan pendataan awal, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp 65 miliar.

 

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.