Olahraga

PSSI Akhiri Kontrak Kluivert, Evaluasi Timnas Indonesia!

535
×

PSSI Akhiri Kontrak Kluivert, Evaluasi Timnas Indonesia!

Sebarkan artikel ini
pssi-dan-patrick-kluivert-sepakat-akhiri-kerja-sama-usai-indonesia-gagal-lolos-piala-dunia
PSSI dan Patrick Kluivert Sepakat Akhiri Kerja Sama usai Indonesia Gagal Lolos Piala Dunia

Jakarta – PSSI mengakhiri kerja sama dengan pelatih Patrick Kluivert dan tim kepelatihan Timnas Indonesia.

Keputusan ini diambil menyusul kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

PSSI dan tim kepelatihan sepakat mengakhiri kontrak lebih awal melalui mekanisme mutual termination.

“Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan para pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun,” tulis PSSI dalam keterangan resminya, Kamis (16/10/2025).

PSSI menyebut penghentian kerja sama ini atas dasar persetujuan kedua belah pihak. Dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional menjadi pertimbangan utama.

“Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Tim Kepelatihan tersebut tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20,” lanjut PSSI.

PSSI menyampaikan apresiasi atas kontribusi tim kepelatihan selama bertugas. Langkah ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh program pembinaan sepak bola nasional.

Ketua PSSI Erick Thohir menyampaikan terima kasih atas kontribusi Patrick Kluivert dan tim kepelatihan selama hampir 12 bulan.

“Dengan penuh rasa hormat, PSSI dan Coach Patrick serta Tim Kepelatihan sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini,” tulis Erick di akun Instagramnya.

“Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan Timnas Indonesia dan berjuang bersama untuk Merah Putih,” sambung Erick.

Erick Thohir juga berterima kasih kepada suporter, pemain, keluarga, dan ofisial yang telah mendukung Timnas Indonesia hingga ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

“Kita akan melakukan evaluasi dan menentukan target bagi Timnas Indonesia berikutnya untuk bisa masuk ranking 100 besar FIFA, Piala Asia 2027, dan Piala Dunia 2030,” ujar Erick.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.