Jakarta – Dokter sekaligus musisi Tompi menjadi sorotan di media sosial.
Pemicunya, tudingan warganet yang menyebutnya membela Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka demi sebuah jabatan.
Tudingan itu langsung dijawab Tompi dengan respons menohok yang kemudian viral.
Awal mula polemik ini adalah ketika Tompi memberikan pandangannya terkait materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang menyindir fisik Gibran.
Tompi menilai bahwa candaan yang menyinggung kondisi fisik bukanlah kritik yang cerdas. Sikap ini memicu reaksi dari warganet yang menganggap Tompi punya maksud tersembunyi.
Seorang warganet bahkan melontarkan pertanyaan bernada sindiran.
“Dokter termul mau jabatan apa?” tanya seorang netizen kepada Tompi, seperti dikutip dari unggahan Instagram Story @dr_tompi pada Selasa, 6 Januari 2025.
Tak tinggal diam, Tompi memberikan respons yang cukup pedas.
“Emang sanggup mau gaj in sy brp? Jenis sampah bgini banyak,” jawab Tompi.
Tompi juga mengunggah foto kebersamaannya dengan Gibran dan beberapa rekan sejawat, disertai keterangan bernada candaan.
“Komisaris atau dirut pertamina ya ? Coba cocoknya apaa @melaney_ricardo,” tulisnya.
Sebelumnya, Tompi memang sempat angkat bicara terkait sindiran terhadap fisik Gibran. Ia menekankan bahwa menjadikan kondisi tubuh sebagai bahan lelucon bukanlah hal yang pantas, terutama dari sudut pandang medis.
“Menertawakan kondisi fisik seseorang, apa pun konteksnya, bukanlah bentuk kritik yang cerdas. Apa yang terlihat ‘mengantuk’ pada mata, dalam dunia medis dikenal sebagai PTOSIS, suatu kondisi anatomis yang bisa bersifat bawaan, fungsional, atau medis, dan sama sekali BUKAN BAHAN LELUCON,” tulisnya.
Tompi menegaskan kritik tetap sah dilakukan, namun harus pada hal yang relevan.
“Kritik boleh, satire boleh, humor pun sah, namun merendahkan kondisi tubuh seseorang bukanlah kecerdasan, melainkan kemalasan berpikir,” lanjutnya.
Menurutnya, ruang publik seharusnya diisi dengan diskusi yang bermutu.






