Padang – Suasana apel pagi di Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (19/10/2026), berubah menjadi momen emosional bagi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Padang.
Asisten III Sekretariat Daerah Kota Padang, Corri Saidan, resmi berpamitan menjelang masa purnatugasnya akhir bulan ini.
Corri akan menanggalkan seragam abdi negara terhitung mulai 31 Oktober 2026.
Keputusan ini mengakhiri perjalanan kariernya yang telah melintasi berbagai era kepemimpinan selama lebih dari tiga dekade.
“Terhitung tanggal 31 Oktober 2026, saya akan mengakhiri penugasan sebagai ASN di Pemerintah Kota Padang. Lebih kurang 34 tahun 9 bulan saya mengabdi, dimulai dari pengangkatan sebagai CPNS di Kota Sawahlunto, kemudian pindah ke Kota Padang,” ujar Corri di hadapan ratusan pegawai.
Rekam jejak Corri di birokrasi Kota Padang tergolong panjang dan strategis.
Ia sempat menakhodai sejumlah instansi krusial, mulai dari Bappeda, BPKAD, DPMPTSP, Inspektorat Daerah, hingga Dinas Pertanian.
Seluruh jabatan lintas sektor tersebut ia jalani dengan integritas demi memastikan roda pemerintahan berjalan optimal.
Baginya, setiap posisi adalah amanah untuk memberikan pelayanan publik yang prima bagi masyarakat.
Menutup pidato perpisahannya, Corri menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama berinteraksi dalam kedinasan.
Ia juga menitipkan harapan agar Pemko Padang terus maju dan memberikan pelayanan yang lebih baik bagi warga.
“Saya mendoakan semoga Pemerintah Kota Padang ke depan semakin maju dan sejahtera sesuai dengan visinya,” ucapnya.
Purnatugasnya Corri Saidan menjadi penanda berakhirnya dedikasi panjang seorang birokrat senior.
Pengabdian selama 34 tahun 9 bulan tersebut kini menyisakan warisan keteladanan tentang loyalitas yang diharapkan mampu diteruskan oleh generasi penerus di lingkungan Pemko Padang.






