Agam – Banjir bandang dan longsor menerjang Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bencana ini menyebabkan kerugian mencapai Rp 682 miliar.
Data terbaru mencatat 188 orang tewas dan 72 lainnya masih hilang akibat galodo.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam melaporkan, sektor perumahan mengalami kerugian terbesar, mencapai Rp 355 miliar.
Kerusakan jalan dan jembatan menelan biaya Rp 242 miliar.
Kecamatan Palembayan menjadi wilayah terdampak paling parah. Lebih dari 400 rumah hancur akibat terjangan banjir bandang dan longsor.
Selain itu, 527 hektar lahan pertanian di Palembayan rusak parah. Bencana ini tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga menghancurkan infrastruktur dan mata pencaharian warga.
Data ini merupakan update hingga pukul 20.00 WIB, Selasa (9/12/2025).





