Padang – Penulis J.S. Khairen memotivasi generasi muda untuk tidak menyerah pada kesulitan hidup.
Motivasi itu disampaikan melalui seminar “Menulis dari Akar: Syair, Syiar, dan Sastra Masa Kini” di Universitas Negeri Padang (UNP), Jumat (19/9/2025).
Seminar ini menjadi bagian dari acara Ngaji Literasi x Semesta Buku yang digelar Gramedia bersama UNP.
Khairen, penulis buku “Dompet Ayah Sepatu Ibu” dan “Bungkam Suara”, sukses menarik perhatian penikmat literasi di Sumatra Barat.
Mahasiswa dari berbagai kampus hadir untuk menyimak pemaparan dan berdialog langsung dengan penulis asal Ranah Minang tersebut.
Dalam sesi tanya jawab, Khairen mengungkapkan inspirasi menulis novel “Dompet Ayah Sepatu Ibu” berasal dari kisah orang tuanya.
“Saya terinspirasi dari kisah orang tua sendiri. Pengalaman mereka sangat berkesan, lalu saya tuangkan dalam cerita,” ujarnya.
Novel tersebut mengangkat perjuangan anak-anak dari keluarga miskin di Sumatra Barat.
Tokoh utama, Asrul dan Zeena, digambarkan sebagai dua anak sederhana yang berjuang keluar dari kemiskinan, bertemu di kampus, lalu memilih berjuang bersama.
“Asrul membantu ibunya dengan menjadi wartawan dan tukang kliping, sementara Zeena harus berjualan jagung sebelum berangkat sekolah. Mereka melawan keterbatasan dengan tekad kuat,” jelas Khairen.
Khairen berharap novel yang terdiri dari 25 episode ini dapat memotivasi generasi muda agar tidak menyerah menghadapi kesulitan hidup.
“Saya ingin menunjukkan bahwa pendidikan mampu memutus rantai kemiskinan,” tegasnya.
Dina, salah seorang peserta, mengaku terinspirasi oleh cerita tersebut.
“Cerita ini membuat saya yakin bahwa pendidikan tetap bisa mengubah nasib,” katanya.
Menutup seminar, Khairen menyampaikan pesan optimisme. “Tidak ada cita-cita yang mustahil jika kita berusaha keras. Semangat itu saya ingin tanamkan lewat karya,” pungkasnya.
Acara Ngaji Literasi x Semesta Buku berlangsung hingga 21 September 2025 dengan rangkaian kegiatan Festival Buku, Book Talk, dan Bincang Kreatif.






