BudayaSumatera Barat

Komposer Sumbar Gali Potensi Musik Tradisi via Soundenai 2025

897
×

Komposer Sumbar Gali Potensi Musik Tradisi via Soundenai 2025

Sebarkan artikel ini
musik-tradisi-jadi-fondasi-karya-baru-di-era-digital
Musik Tradisi Jadi Fondasi Karya Baru di Era Digital

Padang – Sebanyak 25 komposer Sumatera Barat mengikuti Workshop Musik Soundenai 2025 untuk menjembatani musik tradisi dengan inovasi digital.

Workshop yang digelar di Taman Budaya Sumbar pada 26-28 Agustus 2025 ini mengusung tema “Dari Tradisi ke Digital: Menciptakan Musik dan Strategi Bisnis di Era Digital”.

Salah satu pembicara utama, Agung Perdana, menekankan pentingnya musik tradisional sebagai sumber inspirasi.

“Musik tradisi bisa menjadi titik tolak,” kata Agung. “Kita bisa mengolahnya dengan cara memadukan unsur modern atau bahkan memanfaatkan benda-benda sekitar sebagai sumber bunyi.”

Agung menambahkan, proses penciptaan musik berbasis tradisi meliputi penentuan tema, pemilihan konsep, eksperimen bunyi, dan perpaduan estetika tradisi dengan ide inovatif.

Kepala UPTD Taman Budaya Sumbar, M. Devid, mengatakan workshop ini bertujuan menghubungkan tradisi Minangkabau dengan teknologi digital.

“Teknologi digital adalah peluang di era transformasi industri musik,” jelas Devid.

Devid menambahkan, workshop ini memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengeksplorasi bunyi tradisional Minangkabau dengan perangkat digital.

Devid meyakini, perpaduan tradisi dan teknologi akan melahirkan karya segar dan unik.

“Produk musikal ini bisa menjadi media diplomasi budaya dalam festival dunia,” pungkasnya.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.