PolitikSumatera Barat

Isu Satu Rumah Dua Bendera Mencuat, Lisda Hendrajoni Tegaskan Pilihan Politik

484
×

Isu Satu Rumah Dua Bendera Mencuat, Lisda Hendrajoni Tegaskan Pilihan Politik

Sebarkan artikel ini

Surat tersebut menyinggung kepindahan Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, dari Partai NasDem ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Padang – Surat terbuka dari Aliansi Masyarakat Peduli Pesisir Selatan yang ditujukan kepada Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, belakangan beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian publik di Sumatera Barat.

Surat tersebut menyinggung kepindahan Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, dari Partai NasDem ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Sementara itu, istrinya, Lisda Hendrajoni, masih tercatat sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem.

Aliansi menilai kondisi yang kerap disebut sebagai “satu rumah dua bendera” memunculkan ruang diskusi mengenai konsistensi dan etika dalam berpolitik, khususnya terkait loyalitas kader terhadap partai.

Dalam surat tersebut, aliansi menyampaikan dua pokok perhatian. Pertama, praktik tersebut dinilai berpotensi menimbulkan pertanyaan mengenai komitmen terhadap nilai-nilai partai.

Kedua, situasi ini dikhawatirkan dapat menjadi preseden yang kurang ideal bagi kader, terutama generasi muda, dalam memaknai peran dan fungsi partai politik.

“Apakah praktik ‘satu rumah dua bendera’ ini dapat dianggap sebagai hal yang wajar dalam dinamika politik, atau justru perlu mendapat perhatian lebih dari partai,” ujar Ketua Aliansi, Syaiful, dalam surat terbuka tersebut.

Kepindahan Hendrajoni ke PSI terjadi setelah yang bersangkutan dikukuhkan oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, dalam Rapat Kerja Nasional PSI di Makassar pada 31 Januari 2026.

Langkah tersebut juga disebut membuka peluang baginya untuk terlibat dalam penguatan struktur PSI di Sumatera Barat.

Di tengah beredarnya surat terbuka tersebut, Lisda Hendrajoni menyampaikan sikapnya secara terbuka di hadapan pimpinan dan kader Partai NasDem.

Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Pleno Partai NasDem di NasDem Tower, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

“Saya menegaskan di hadapan Ketua Umum dan seluruh kader Partai NasDem se-Indonesia bahwa saya tetap bersama Partai NasDem,” kata Lisda.

Ia juga menyampaikan bahwa perbedaan pilihan politik dalam keluarga merupakan bagian dari dinamika demokrasi.

Lisda menambahkan, dirinya tetap fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat dari Fraksi NasDem.

Sementara itu, publik masih menantikan sikap resmi partai terkait surat terbuka yang disampaikan oleh aliansi tersebut.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.