EkonomiKota Padang

Perkuat Ekonomi Kreatif, Pemko Padang Gelar Padang Fashion Summit 2026

285
×

Perkuat Ekonomi Kreatif, Pemko Padang Gelar Padang Fashion Summit 2026

Sebarkan artikel ini

PFS 2026 mengusung tema "Manaruko Rupo: Menemukan Kembali Identitas dalam Balutan Elegansi Global".

Konferensi Pers Padang Young Design Competition (PYDC) 2026 di ZHM Premier Hotel Padang, Sabtu (11/7/2026). Foto : Istimewa
Konferensi Pers Padang Young Design Competition (PYDC) 2026 di ZHM Premier Hotel Padang, Sabtu (11/7/2026). Foto : Istimewa

Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mematangkan persiapan perhelatan akbar Padang Fashion Summit (PFS) 2026 guna menyambut Hari Jadi Kota ke-357.

Rangkaian persiapan dimulai melalui konferensi pers Padang Young Design Competition (PYDC) 2026 di ZHM Premier Hotel Padang, Sabtu (11/7/2026).

PFS 2026 mengusung tema “Manaruko Rupo: Menemukan Kembali Identitas dalam Balutan Elegansi Global”.

Tema ini dirancang untuk mentransformasi kekayaan motif serta filosofi adat Minangkabau ke dalam karya fesyen modern berstandar internasional.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang, Ferri Erviyan Rinaldy, menegaskan ajang ini merupakan wujud komitmen pemerintah memperkuat posisi Padang sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis budaya.

Ferri mengundang masyarakat untuk hadir pada 9-10 Agustus 2026 di ZHM Premier Hotel Padang guna menyaksikan peragaan busana sekaligus pesta industri kreatif.

Rangkaian kegiatan akan mengintegrasikan pameran UMKM, festival kuliner, serta edukasi fesyen bagi masyarakat luas.

Pemerintah Kota Padang telah memberikan pelatihan intensif kepada desainer dan perajin lokal sejak Mei 2026 agar mereka mampu menembus pasar mancanegara.

Staf Ahli Dekranasda Kota Padang, Fomalhaut Zamel, menuturkan bahwa PFS 2026 akan melibatkan 75 desainer dan 115 merek fesyen.

Pihaknya menghadirkan kolaborasi lintas batas yang menampilkan wastra Minangkabau karya desainer lokal, nasional, hingga internasional.

Perhelatan ini akan diramaikan oleh 36 model serta 160 tenant kuliner dan pameran produk unggulan.

Agenda pendukung lainnya meliputi seminar trend forecasting, business matching, hingga kompetisi tata rias.

Pemerintah Kota Padang optimistis kegiatan ini mampu melahirkan regenerasi desainer muda berbakat.

PFS 2026 diharapkan mampu membangun ekosistem industri fesyen yang tangguh dalam mengangkat warisan budaya Minangkabau ke panggung dunia.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.