Ekonomi

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Perkuat Kontribusi bagi Kas Negara

60
×

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Perkuat Kontribusi bagi Kas Negara

Sebarkan artikel ini

Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang berlangsung pada Jumat (10/4/2026).

bri-setorkan-dividen-terbesar-sepanjang-sejarah-di-bawah-supervisi-danantara,-kontribusi-nyata-untuk-ekonomi-kerakyatan
BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara, Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan sejarah baru dengan membagikan dividen tunai sebesar Rp52,1 triliun atau Rp346,00 per saham untuk tahun buku 2025.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang berlangsung pada Jumat (10/4/2026).

Besaran dividen ini merujuk pada capaian laba bersih konsolidasian sepanjang 2025 yang mencapai Rp57,13 triliun.

Capaian tersebut sekaligus mengukuhkan posisi BRI sebagai salah satu kontributor dividen terbesar bagi kas negara.

Kinerja positif bank pelat merah ini berlanjut hingga kuartal I 2026 dengan perolehan laba bersih sebesar Rp15,5 triliun, atau tumbuh 13,7% secara tahunan (year-on-year).

Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh penyaluran kredit sebesar Rp1.562 triliun dan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp1.555 triliun.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyatakan supervisi Danantara menjadi momentum penting untuk mengakselerasi transformasi dan sinergi bisnis.

“BRI terus melanjutkan transformasi dengan bertumpu pada fundamental yang kuat, penguatan bisnis inti, serta pengembangan sumber pertumbuhan baru,” ujar Hery.

Ia menambahkan, perseroan berkomitmen menjaga pertumbuhan keuangan selaras dengan pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi kerakyatan.

Transformasi tersebut diwujudkan melalui program BRIVolution Reignite untuk memperkuat struktur pendanaan dan digitalisasi layanan.

Efisiensi pendanaan perseroan kian optimal dengan penurunan cost of fund menjadi 2,3% pada kuartal I 2026, yang didorong oleh pertumbuhan transaksi digital melalui BRImo dan QRIS.

Pada sektor penyaluran kredit produktif, BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp84,36 triliun hingga Mei 2026, dengan sektor pertanian sebagai kontributor utama.

Perseroan juga meningkatkan alokasi Kredit Pemilikan Properti (KPP) dari Rp8 triliun menjadi Rp12 triliun untuk memperluas akses hunian masyarakat.

Kontribusi ekosistem BRI Group turut signifikan, dengan entitas anak menyumbang 25,1% dari total laba bersih konsolidasian.

COO Danantara, Dony Oskaria, menilai kinerja bank-bank Himbara, termasuk BRI, menjadi pilar strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kinerja positif ini menjadi motor penggerak pembiayaan di sektor produktif, hilirisasi sumber daya alam, hingga penciptaan lapangan kerja,” tegas Dony.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.