Kota PadangPemerintah

erkuat Nilai Kebangsaan, BPIP Bekali Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Padang

49
×

erkuat Nilai Kebangsaan, BPIP Bekali Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Padang

Sebarkan artikel ini

Padang – Komisi XIII DPR RI bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI memberikan penguatan materi kepada 300 relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di UPT Asrama Haji Embarkasi Padang, Senin (6/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperdalam pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengatakan sejarah perjuangan bangsa harus menjadi fondasi utama dalam memperkokoh komitmen terhadap ideologi negara.

Ia menilai Pancasila merupakan pedoman krusial untuk menciptakan masyarakat yang harmonis, adil, dan bersatu di tengah tantangan zaman yang kian dinamis.

“Kita harus terus mengingat sejarah bangsa agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Maigus.

Anggota Komisi XIII DPR RI, M. Shadiq Pasadigoe, menyoroti pentingnya peran BPIP dalam membumikan kembali ideologi negara ke tengah masyarakat.

Menurutnya, pendidikan Pancasila bukan sekadar teori akademik, melainkan wujud pengendalian diri dalam setiap tindakan nyata.

“Pendidikan Pancasila kuncinya adalah pengendalian diri. Makna terpenting adalah bagaimana nilai tersebut menjiwai setiap tindakan kita,” ungkap Shadiq.

Ia berharap para relawan dapat menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila di lingkungan masing-masing.

Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP RI, Adhianti, menyebut gerakan ini sebagai ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi nyata.

Ia optimistis kegiatan ini mampu melahirkan agen perubahan yang mengedepankan tindakan konkret dalam berbangsa.

“Pancasila tidak cukup hanya dilafalkan, tetapi harus hadir dalam setiap pengambilan keputusan dan aktivitas sehari-hari,” tegas Adhianti.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Nanda Satria, mengajak warga menjadikan Pancasila sebagai bagian tak terpisahkan dari keseharian.

Ia menekankan bahwa nilai Pancasila harus tumbuh dari hati dan tercermin dalam perilaku setiap warga negara.

“Pancasila bukan sesuatu yang sakral dan jauh di sana, tetapi ada di dalam hati kita. Mari kita amalkan bersama dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nanda.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan plakat sebagai simbol apresiasi atas sinergi antarlembaga dalam penguatan ideologi negara.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.