Agam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam mempercepat penanganan pascabencana melalui rapat evaluasi bantuan stimulan rumah rusak yang dipimpin Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Suharyanto, secara daring pada Senin (6/7).
Pertemuan tersebut menjadi sarana koordinasi strategis bagi kepala daerah di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bupati Agam, Benni Warlis, mengikuti rapat tersebut bersama jajaran terkait langsung dari Ruang Rapat Bupati Agam.
Agenda utama pertemuan ini adalah menyatukan langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi hunian tetap bagi warga terdampak.
Kepala BNPB memastikan seluruh alokasi anggaran dan dukungan dari kementerian terkait sudah tersedia.
Suharyanto menginstruksikan pemerintah daerah untuk segera mengakselerasi pembangunan hunian tetap, baik melalui skema in-situ maupun relokasi mandiri.
Ia menekankan pentingnya kehadiran kepala daerah di lapangan guna memastikan proses penanganan berjalan efektif.
“Pemerintah daerah diharapkan memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh tahapan penanggulangan bencana dapat berjalan cepat, tepat, dan sesuai ketentuan sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak,” ujar Suharyanto.
Hingga saat ini, BNPB telah mereviu usulan pembangunan 14.897 unit hunian tetap.
Rincian usulan tersebut meliputi 12.671 unit di Aceh, 1.531 unit di Sumatera Utara, dan 695 unit di Sumatera Barat.
Pemerintah daerah didorong segera menyediakan material konstruksi serta membiayai tim teknis di lapangan.
Penguatan anggaran melalui skema Transfer ke Daerah (TKD) juga menjadi fokus utama dalam rapat tersebut.
Saat ini, pemerintah daerah masih terus memverifikasi dan memvalidasi data kerusakan rumah.
Data tersebut akan menjadi dasar krusial bagi pengajuan bantuan pada tahap berikutnya.






