Ekonomi

Rupiah Kembali Terpuruk Tembus Level Rp18.000 per Dolar AS

63
×

Rupiah Kembali Terpuruk Tembus Level Rp18.000 per Dolar AS

Sebarkan artikel ini

Data Refinitiv pukul 13.44 WIB mencatat mata uang Garuda melemah 0,31 persen ke posisi Rp18.000 per dolar AS.

Foto : Rupiah melemah pada perdagangan mata uang terhadap US Dolar hari ini.

Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menembus level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (6/7/2026).

Data Refinitiv pukul 13.44 WIB mencatat mata uang Garuda melemah 0,31 persen ke posisi Rp18.000 per dolar AS.

Kurs rupiah ini semakin terpuruk dibandingkan pembukaan perdagangan pagi yang sempat berada di level Rp17.970 per dolar AS.

Posisi tersebut menandai kembalinya rupiah ke atas angka Rp18.000 sejak terakhir kali ditutup pada level Rp18.050 per dolar AS pada 9 Juni 2026.

Tekanan terhadap mata uang nasional dipicu oleh penguatan dolar AS di pasar global.

Indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia tercatat naik 0,17 persen ke level 101,030.

Selain faktor eksternal, pelaku pasar kini mencermati kondisi neraca perdagangan domestik yang kurang menggembirakan.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar US$1,61 miliar pada Mei 2026.

Defisit tersebut sekaligus memutus tren surplus perdagangan yang telah bertahan selama 72 bulan berturut-turut.

Kondisi ekonomi tersebut menjadi sentimen negatif tambahan yang menekan pergerakan rupiah di pasar keuangan dalam negeri.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.