BudayaKota Padang

Pemko Padang Resmikan Sasaran Silek untuk Lestarikan Budaya Minangkabau

68
×

Pemko Padang Resmikan Sasaran Silek untuk Lestarikan Budaya Minangkabau

Sebarkan artikel ini

Peresmian ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan nilai adat dan budaya Minangkabau.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat meresmikan Sasaran Silek Ranah Nuansa Tampat Lua yang bertempat di Lapangan Serba Guna Nuansa Indah 3, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu malam (11/7/2026). Foto : Istimewa
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat meresmikan Sasaran Silek Ranah Nuansa Tampat Lua yang bertempat di Lapangan Serba Guna Nuansa Indah 3, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu malam (11/7/2026). Foto : Istimewa

Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang meresmikan Sasaran Silek Ranah Nuansa Tampat Lua di Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (11/7/2026).

Peresmian ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan nilai adat dan budaya Minangkabau.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menjelaskan penguatan budaya lokal kini menjadi prioritas melalui Program Unggulan Sinergi Nagari.

Kebijakan tersebut memiliki landasan kuat melalui Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau.

Maigus menegaskan, Perda ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022 untuk mengoptimalkan pelestarian adat.

Ia menyebut pembinaan silek menjadi instrumen penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

Pemerintah juga mengintegrasikan pembinaan kepemudaan ke dalam program Smart Surau dan gerakan Remaja Masjid Reborn.

Melalui wadah tersebut, seni bela diri tradisional seperti silek dan randai akan diintensifkan sebagai jati diri anak nagari.

Maigus mengapresiasi kontribusi para guru tuo silek, ninik mamak, serta tokoh masyarakat yang gigih menjaga warisan leluhur.

Ia berharap sasaran silek ini mampu melahirkan pesilat tangguh yang berprestasi hingga kancah internasional.

Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Tangah, Ahlidir, menyambut positif inisiatif tersebut.

Ia mengusulkan agar pembinaan silek masuk ke sektor formal melalui kolaborasi dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Ahlidir berharap silek dapat diajarkan secara terstruktur melalui kerja sama antara pemerintah dan sekolah-sekolah.

Menurutnya, pengenalan sejak dini akan menjadikan silek sebagai benteng pertahanan karakter bagi generasi muda.

Peresmian ini dihadiri jajaran DPRD Kota Padang, Camat Koto Tangah, serta ratusan warga setempat.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.