Malalak – Pengungsi korban bencana di Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mulai kekurangan logistik.
Stok makanan di warung-warung sekitar pengungsian juga dilaporkan habis.
Wali Nagari Malalak Timur, Abdul Hanif, mengungkapkan kondisi memprihatinkan ini.
Ia mengatakan, para pengungsi, termasuk anak-anak, sangat membutuhkan bantuan makanan.
“Mau belanja ke warung stoknya tidak ada, sementara logistik sudah mulai menipis,” ujar Abdul Hanif saat dihubungi melalui telepon selular, Selasa (21/5/2024).
Saat ini, para pengungsi, yang kehilangan rumah dan anggota keluarga, tinggal di pengungsian yang berlokasi di SDN Campago.
Mereka menempati ruangan kelas yang telah disediakan.
Abdul Hanif berharap, masyarakat yang memiliki rezeki lebih dapat menyalurkan bantuan makanan untuk meringankan beban para pengungsi.
“Kalau stok makanan yang sudah habis dapat kita bayangkan apa yang akan dirasakan pengungsi, apalagi anak-anak,” imbuhnya.





