Bantuan yang disalurkan Pemko Padang Panjang meliputi 1,8 ton beras, terdiri dari 1,5 ton dari BPBD Kesbangpol Padang Panjang dan 300 kg dari Baznas.
Selain itu, turut disalurkan berbagai kebutuhan logistik mendesak seperti sembako, mi instan, kurma, kue, air mineral, dan pakaian layak pakai.
Seluruh bantuan diangkut menggunakan satu unit truk dan satu unit kendaraan L300, menunjukkan keseriusan Pemko dalam menyalurkan bantuan secara efektif.
Penyaluran bantuan difokuskan ke beberapa posko utama yang menjadi pusat koordinasi penanganan bencana, termasuk Posko Utama Banjir Bandang Nagari Sumpur, Posko Tanjung Sawah Kanagarian Malalo, Jorong Duo Koto Malalo, Jorong Guguak Muaro Ambius Malalo, dan Posko Wali Jorong Baing Kanagarian Guguak Malalo, serta beberapa posko lain yang tersebar di Kecamatan Batipuh Selatan.
Wali Kota Hendri Arnis menegaskan bahwa Padang Panjang dan Tanah Datar memiliki hubungan emosional dan historis yang erat.
“Padang Panjang dan Tanah Datar adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Ketika saudara kita tertimpa musibah, sudah seharusnya kita hadir dan bergotong royong,” ujarnya.
Ia berharap bantuan ini dapat menjadi penguat semangat bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.
Anggota DPRD Tanah Datar, Herman Sugianto turut hadir dalam kegiatan penyaluran bantuan ini.
Selain itu, Ketua Pengadilan Negeri Padang, Supardi, yang merupakan putra daerah Malalo dan pernah menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Padang Panjang, juga memberikan dukungan moril kepada masyarakat agar tetap tabah.
Wali Jorong Baing Kanagarian Guguak Malalo, Saprudin, mewakili masyarakat setempat, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemko Padang Panjang dan seluruh pihak yang telah membantu. Bantuan ini akan kami salurkan sesuai arahan Bapak Wali Kota kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wawako Allex Saputra, Kepala BPBD Kesbangpol Nofiyanti beserta jajaran, perwakilan Baznas, dan unsur terkait lainnya.
Kehadiran lintas instansi ini menjadi bukti nyata sinergi dan kepedulian bersama dalam membantu korban banjir bandang.
“Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat Malalo kembali bangkit,” pungkas Wako Hendri.






