DaerahKota PadangTeknologi

Presiden Jokowi Bakal Jadi Penerima Pertama, Lanyalla : Harus Diapresiasi

665
×

Presiden Jokowi Bakal Jadi Penerima Pertama, Lanyalla : Harus Diapresiasi

Sebarkan artikel ini

Padang – Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti memberikan apresiasi atas sikap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan dirinya akan menjadi penerima vaksin virus Corona (COVID-19) pertama di Indonesia.

“Keputusan Presiden Jokowi untuk menjadi orang pertama di Indonesia yang menerima vaksin Corona harus diapresiasi. Ini menunjukkan keteladanan yang baik sebagai seorang pemimpin,” ujar LaNyalla di Padang, Sumatera Barat pada Jumat, 18 Desember 2020.

Presiden Jokowi ingin meyakinkan masyarakat bahwa vaksin Corona aman digunakan. Oleh karena itu, LaNyalla menyebut keputusan tersebut sebagai jawaban atas tantangan sejumlah pihak.

“Presiden Jokowi sudah menjawab langsung tantangan beberapa pihak yang memintanya menjadi penerima vaksin Corona pertama. Saya secara pribadi mengacungkan jempol atas langkah presiden,” tuturnya.

LaNyalla juga memuji kebijakan Presiden Jokowi yang akan memberikan vaksin Corona kepada masyarakat secara gratis. Karena awalnya, vaksin Corona tersebut sempat dibagi menjadi vaksin gratis dan vaksin mandiri.

“Hal ini menandakan pemerintahan Presiden Jokowi serius membangun ketahanan sektor kesehatan. Sebab seluruh rakyat Indonesia berhak mendapat jaminan kesehatan dari pemerintah,” tambahnya.

LaNyalla pun mengingatkan kepada Pemerintah Daerah untuk segera memprioritaskan program vaksinasi Corona di tahun anggaran 2021 seperti arahan Presiden Jokowi. Agar rencana tersebut berjalan dengan lancar di Indonesia.

“Selain re-alokasi anggaran, perlu disiapkan secara seksama bagaimana teknis distribusi pemberian vaksin ini. Termasuk juga harus disiapkan tempat penyimpanan stok vaksin yang proper sehingga kualitasnya terjaga,” jelasnya.

Ia pun juga mengajak anggota DPD RI periode 2019-2024 untuk ikut memantau program vaksinasi di daerah masing-masing. Yang harus diberikan kepada seluruh warga yang berhak menerimanya.

“Jangan sampai ada yang tertinggal. Sudah menjadi tugas pemerintah memberikan layanan terbaik untuk warganya,” tegasnya.

Ia pun berharap agar senator di masing-masing dapil mengawasi program vaksinasi tersebut.

“Saya harapkan senator ikut mengawasi program vaksinasi di dapilnya masing-masing agar berjalan secara tepat,” imbuh LaNyalla.

Saat ini, sebanyak 1,2 juta vaksin Corona dari Sinovac yang sudah berada di Indonesia dan tengah menunggu izin edar dari BPOM untuk vaksin Corona berikutnya, datang menyusul.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.