Wako Padang Panjang Harapkan Harmoni Komunikasi dan Inovasi antara PPID dan FJKIP

Wako Padang Panjang Harapkan Harmoni Komunikasi dan Inovasi antara PPID dan FJKIP. Foto: Top Sumbar

Padang Panjang – Walikota Padang Panjang, Fadly Amran berharap terjalin komunikasi harmonis antara Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dengan Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (FJKIP) Kota Padang Panjang.

Wako Fadly menyampaikan harapannya pada Jumat, 18 Maret 2022 di Ruangan Kerjanya di Balai Kota bertepatan dengan penerimaan audiensi pengurus dan panitia acara pengukuhan kepengurusan FJKIP Padang Panjang.

Dikutip dari topsumbar.co.id, audiensi dihadari pengurus terdiri dari Alfian YN (ketua), Paul Hendri (wakil ketua), Rifnaldi Ce (sekretaris), Syafriyanto YB (bendahara), Yuwardi Tanjung (korbid litbang), Supriyanto (ketua panitia acara pengukuhan), Dasriel (wakil OC) dan Romi Riady (koordinator seksi acara).

Selain itu, Wako Fadly harapkan inovasi-inonovasi baru dari FJKIP dalam pertemuan penuh keakraban berbagai pihak dengan telah dikukuhkannya kepengurusan.

“Meskipun belum dilantik, namun Alhamdulillah pembentukan FJKIP Padang Panjang ini sudah berkomunikasi sebelumnya. Bahkan secara bersama-sama telah pula menentukan hari pengukuhannya”, ungkap Fadly.

Selain itu Fadly juga menyatakan ketersediaan dirinya untuk hadir saat pengukuhan pengurus pada 31 Maret. “Mudah-mudahan ya, kita kan hanya bisa berniat. Tetapi saya pribadi untuk jadwal dan hari dimaksud sudah oke hadir. Karena ini berkaitan dengan amanah undang-undang, tentu itu juga menjadi pencapaian bagi Pemerintah Kota Padang Panjang,” ungkapnya.

Terkait keterbukaan informasi, Fadly menyatakan bahwa Padang Panjang sudah mendapatkan penghargaan keterbukaan informasi sebagai Kota Informatif pada 2021. “Alhamdulillah kita sudah mendapatkan penghargaan sebagai Kota Informatif dari Komisi Informasi (KI) Sumbar,” tuturnya.

Fadly juga berbicara mengenai inovasi apa yang dapat dilakukan oleh FJKIP, sehingga filterisasi dan penampungan informasi ini lebih spektakuler.

“Mungkin masyarakat berkeinginan, melalui FJKIP ternyata lebih mudah mendapatkan (informasi) itu. Atau juga mungkin PPID merasa FJKIP membantu dalam mendapatkan informasi di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Fadly juga mencontohkan, saat dirinya presentasi nominasi penghargaan keterbukaan informasi pada 2021 lalu, diketahui Kabupaten Pesisir Selatan punya keunggulan luar biasa. Di mana wali nagari di daerah itu punya program untuk keterbukaan informasi ini.

“Nah, barangkali ini yang perlu kita dalami. Bagaimana PPID bisa bekerja sama dengan FJKIP. Ada inovasi yang dilakukan di situ. Bisa saja dengan menggelar festival ini-itu dan inovasi lain sebagainya,” paparnya.