Bukittinggi – Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana menyebut Jam Gadang sebagai salah satu ikon nasional saat berkunjung ke Bukittinggi, Rabu (29/4/2026).
Kunjungan itu disebut sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap agenda 1 Abad Jam Gadang yang akan digelar pada 25 Juli 2026 mendatang.
Widiyanti menilai bangunan ikonik tersebut memiliki nilai sejarah tinggi dan menjadi bukti perjalanan panjang kemerdekaan RI.
Ia menjelaskan, nilai historis Jam Gadang dapat terlihat dari perubahan bentuk atap yang mengikuti pergantian kekuasaan dari masa ke masa.
“Nilai sejarahnya tinggi. Sudah berdiri sejak 1926, desain atapnya terus berganti di masa Belanda, Jepang dan sekarang dengan ‘gonjong’,” ungkapnya.
Terkait program 1 Abad Jam Gadang, Kementerian Pariwisata menyatakan dukungan penuh dan membuka ruang koordinasi dengan Pemerintah Kota Bukittinggi.
Kunjungan tersebut juga bertujuan untuk mendengar kebutuhan daerah, mulai dari penguatan infrastruktur hingga pengembangan wisata daerah.
Dalam agenda itu, Widiyanti sempat berbelanja cenderamata di Pasar Atas dan mengunggah momen kunjungan tersebut di media sosial pribadinya.
Sementara itu, pada Kamis 30 April 2026, Widiyanti dijadwalkan meninjau Ngarai Sianok dan Lubang Jepang.






