Kota BukittinggiPemerintah

Rotasi Pejabat Bukittinggi Berlanjut, Syukri Naldi Beralih Tugas ke Kesra Setdako

44
×

Rotasi Pejabat Bukittinggi Berlanjut, Syukri Naldi Beralih Tugas ke Kesra Setdako

Sebarkan artikel ini
serah-terima-jabatan-camat-mks-kota-bukittinggi 
Serah Terima Jabatan Camat MKS Kota Bukittinggi 

Bukittinggi – Pemerintah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) resmi melakukan serah terima jabatan camat dari Syukri Naldi kepada Fachrul Razi di halaman Kantor Camat MKS, Senin, 27 April 2026.

Prosesi tersebut berlangsung dalam rangka rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi dan disaksikan langsung Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.

Serah terima jabatan itu menandai berakhirnya masa tugas Syukri Naldi sebagai camat MKS, setelah tiga tahun tiga bulan memimpin wilayah tersebut.

Kini, Syukri mengemban amanah baru sebagai Kepala Bagian Kesra Setdako Bukittinggi.

Syukri mengaku pengalaman selama menjabat camat menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya.

Ia menilai dukungan yang diterima selama ini turut mendorong perkembangan Kecamatan MKS.

“Dukungan yang diberikan selama ini, tentu menjadi nyawa untuk perkembangan dan kemajuan Kecamatan MKS,” ujarnya.

Sementara itu, Fachrul Razi yang sebelumnya menjabat Sekretaris Camat ABTB, menyatakan siap melanjutkan kepemimpinan di MKS.

Ia mengapresiasi kerja-kerja yang telah dilakukan pendahulunya dan menilai capaian itu menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas baru.

“Apa yang telah diupayakan camat yang lama tentu menjadi teladan dalam melanjutkan estafet kepemimpinan sebagai Camat MKS,” katanya.

Dukungan terhadap pergantian kepemimpinan juga datang dari unsur masyarakat.

Inyiak DT. Kuniang, mewakili niniak mamak dan tokoh masyarakat, menyampaikan apresiasi atas program yang telah dijalankan camat sebelumnya. Ia berharap Fachrul Razi dapat segera bergerak menjalankan program Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan, dan Berbudaya dengan merangkul seluruh unsur masyarakat di 11 kelurahan dalam wilayah MKS.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menegaskan, pergantian pejabat di tiga kecamatan merupakan hal yang wajar dalam birokrasi dan dilakukan secara profesional.

Menurut dia, mutasi dan rotasi bertujuan memperlancar roda pemerintahan sekaligus mendukung pencapaian visi dan misi daerah.

“Dalam pemerintahan, apalagi di kecamatan, pelayanan sangat diperlukan. Jangan beda-bedakan masyarakat. Kehadiran niniak mamak pun patut diapresiasi, karena memang butuh kebersamaan dalam menjalankan pemerintahan ini,” kata Ramlan.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.